Batang dan Kebumen Belajar Pendidikan di Kota Magelang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG—Sekretaris Komisi C DPRD Kota Magelang, H. Sallafudin SE, menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Batang, Selasa (30/5) lalu. Kunjungan mereka untuk studi komparatif tentang penyelenggaraan pendidikan di Kota Magelang.

Ketua DPRD Kabupaten Batang, H. Teguh Rahardjo, menjelaskan, pihaknya melihat pendidikan di Kota Magelang begitu maju. “Selain itu, kami juga ingin melihat sejauhmana pendidikan menengah sebagai imbas beralih di Provinsi Jawa Tengah,” kata Teguh.

Sedangkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kebumen, H. Sarimun, mengatakan, Kota Magelang memiliki Perda Penyelenggaraan Pendidikan yang bisa dijadikan acuan di Kabupaten Kebumen. “Kami ingin mengkaji dan melihat bagaimana penyelenggaraan pendidikan di Kota Magelang. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antara anggota dewan.”

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Magelang, H. Sallafudin, mengaku senang dengan kunjungan kedua dewan tersebut. Sallafudin menyampaikan, kunjungan itu membuktikan bahwa capaian penyelenggaraan pendidikan Kota Magelang, menjadi rujukan bagi daerah lain. “Tujuan kunjungan mereka adalah studi komparasi para legislatif di dalam pendidikan. Kita sudah mempunyai Perda Nomor 11 Tahun 2015 tentang Perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2010 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. Semua tentang penyelenggaraan pendidikan, memuat muatan lokal, jam belajar, dan sebagainya.”

Sallafudin menjelaskan, kedua DPRD tersebut juga bertukar pikiran tentang imbas pendidikan menengah yang diambil-alih oleh provinsi. “Sekolah menengah di Kota Magelang menjadi rujukan, karena prestasi dan mengetahui sejauh mana imbasnya.” (cr3/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -