Hantu Horison Berkeliaran Bagi-Bagi Takjil

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PEKALONGAN – Ada pemandangan unik, pada Selasa sore (30/5) kemarin, di salah satu sudut Kota Pekalongan. Tepatnya di depan Masjid Syuhada Jalan Pemuda Kota Pekalongan. Belasan orang dengan dandanan seram, mirip hantu sedang bagi-bagi takjil gratis kepada pengendara kendaraan bermotor yang lewat.

Mereka sengaja didandani mirip berbagai karakter hantu khas Indonesia, seperti Pocong, Suster Ngesot, Mumy, Vampir ala China, Vampir ala Eropa sampai Setan Valak yang fenomenal. Namun ada sebagian yang dandan ala santri dan kiai, lengkap dengan atribut sarung dan kopiah. Bahkan, ada juga yang mengenakan jubah atau surban.

Belasan orang tersebut adalah karyawan dari Hotel Horison Pekalongan. Tak hanya bagi-bagi takjil, mereka juga membagikan selebaran promo serta poster promosi menarik di hotel mereka. Salah satu kalimat yang unik adalah, Cepetan Move On, Buruan Nikah di Hotel Horison.

“Ini salah satu kegiatan sosial kami dalam menyambut bulan Suci Ramadan. Dengan berbagi takjil dan hiburan gratis bagi warga yang melintas, khususnya yang menjalankan ibadah puasa,” ujar General Manager Hotel Horison Pekalongan, Arif Bahtiar yang memimpin langsung jajaran manajemennya.

Khusus hari tersebut, pihaknya mengaku sudah menyiapkan ratusan menu takjil yang dibagikan ke masyarakat menjelang waktu berbuka.

Terkait konsepnya, sengaja mengusung rombongan setan atau hantu sebagai simbol bahwa setan sedang dibelenggu selama bulan Ramadan. Para karyawannya sebelumnya, datang ke lokasi dengan jalan kaki, start dari halaman Hotel Horison Pekalongan di Jalan Gajahmada nomor 11 A depan stasiun Kereta Api dengan jarak kurang lebih 500 meter.

Dengan simbolis setan dan orang beribadah, pihaknya berharap semua orang bisa terus mengingat Allah SWT dengan beribadah yang baik sebagaimana yang disimbolkan oleh orang yang mengenakan pakaian untuk ibadah. “Ini baru kegiatan awal kami di bulan Ramadan. Ke depan akan rencanakan lagi untuk kegiatan amal lain di bulan ini,” tambahnya.
Bahtiar berharap, dengan adanya bagi-bagi takjil gratis, bisa sedikit membantu sesama yang membutuhkan. Walaupun tidak seberapa besar, namun bisa untuk bersantap buka puasa. (han/adv/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -