Kanker Kulit Menahun, Tak Miliki Biaya Berobat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG – Zaenab,42, warga Desa Tegalsari RT 2/5, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, sudah cukup lama menderita penyakit kanker kulit. Hampir di sekujur tubuh Zaenab dipenuhi benjolan kecil sebesar buah anggur. Terutama di bagian kepala yang jumlahnya lebih banyak, di bagian telinga kanan dan mulutnya, ada benjolan besar yang hampir menutupi wajahnya.

Kendati begitu, Zaenab mengaku tak merasakan sakit dari penyakit yang dideritanya. “Saya tak merasa kesakitan, namun sangat kesulitan beraktivitas,” katanya, saat ditemui di rumahnya, Kamis (1/6) kemarin.

Diungkapkan, awal dirinya menderita penyakit kanker kulit tersebut saat dirinya berumur setahun. Sejak bayi hingga sekarang, penyakit tumor kulit tersebut terus tumbuh. Terutama di bagian kepala dan muka yang semakin parah. Akibat penyakitnya ini, Zaenab tidak bisa beraktivitas seperti orang pada umumnya.

Kini dirinya hanya bisa berharap bantuan keluarganya dalam beraktivitas. Dia juga jarang keluar rumah, akibat kondisi tubuhnya tersebut. Selama ini, dirinya tinggal bersama ibu dan adiknya, di sebuah rumah semi permanen dari kayu.

Sebenarnya Zaenab sudah dua kali melakukan operasi di Rumah Sakit Semarang atas bantuan dari seorang dermawan, namun sakitnya tak kunjung sembuh.

Zaenab mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisinya. Apalagi keterbatasan ekonomi yang hanya ditopang oleh ibunya yang bekerja di sawah dan adiknya yang bekerja serabutan. Dirinya berharap, ada uluran tangan dari pemerintah ataupun dermawan untuk kesembuhan penyakitnya. “Saya sudah pasrah dengan keadaan. Untuk berobat lagi sudah tak ada biaya. Semoga ada dermawan lagi yang bisa membantu saya untuk berobat,” ucapnya. (han/ida)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -