Pemerintah Sosialisasikan Percepatan Tanam Padi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK-Untuk meningkatkan indeks penanaman padi pada masa tanam April -September ini, program percepatan tanam padi terus digencarkan. TNI AD khususnya Kodim 0716/Demak bersama dinas terkait mengadakan pengawalan hingga pendampingan program ini, untuk mendorong ketersediaan pangan di wilayah Demak.

Kamis (1/6) kemarin, tim kunjungan dari Kementerian Pertanian yang dipimpin Ir Heny Ray Hany Yusuf MM dari Kasubdit Pengawasan Mutu Benih Derektur Pembibitan Jakarta, meninjau langsung areal pertanian di Desa Loireng, Kecamatan Sayung. Heny Ray Hany mengatakan, program percepatan tanam padi yang dilaksanakan serentak ini dilaksanakan agar dalam waktu enam bulan ada peningkatan indeks penanaman padi hingga dua kali.

“Kami mengapresiasi langkah TNI AD dalam mendorong peningkatan indeks penanaman padi di Demak. Kami juga berharap petani dan berbagai pihak dapat terus bekerja sama dalam menyukseskan tanam padi. Apalagi wilayah Sayung juga menjadi wilayah lumbung padi di wilayah Demak ini,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya meyakini bahwa dengan kerja keras dan sinergi dari pemerintah, TNI, Polri, dinas terkait, dan petani, tujuan pencapaian ketersediaan pangan di Demak dapat tercapai. Apalagi selama kemarau juga telah diadakan perbaikan sejumlah sarana-prasarana pendukung pertanian.

Untuk efektivitas dan efisiensi bantuan percepatan tanam padi ini, Danramil 11/Sayung Kapten Arh Jayadi menyatakan, pihak Babinsa akan terus melaksanakan pemantauan, pengawasan, hingga pelaporan terhadap implementasi program tersebut. Evaluasi dari program tersebut juga akan dilaporkan oleh Babinsa pendamping petani. Apalagi komitmen untuk melaksanakan program percepatan tanam padi ini telah ditandatangani oleh petani dan juga petugas pengawas.

”Kelancaran distribusi pupuk bagi petani juga terus kami pantau. Tahun 2017 ini, untuk distribusi pupuk sudah tidak ada masalah. Terbukti tidak ada laporan dan kejadian kelangkaan pupuk di tingkat petani. Kami mengawasi dari tingkat distributor hingga ke petani,” katanya. (hib/ida)

Berita sebelumyaJaga Keberagaman
Berita berikutnyaTemukan Petasan Berbungkus LKS
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -