Halangi Dum Truk, Warga Blokir Jalan

Pembangunan Tol Semarang-Batang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL—Kondisi jalan di Desa Rawa Branten rusak parah. Diduga, kerusakan jalan akibat beberapa bulan terakhir dilintasi dum truk pengangkut galian C yang digunakan untuk menguruk pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Warga yang kesal karena jalan rusak dan tidak diperbaiki, akhirnya memblokir jalan desa setempat.

Pemblokiran dilakukan dengan memasang balok kayu, bambu dan menanam tanaman pisang di badan jalan. Praktis hal tersebut menghalangi sejumlah kendaraan dump truk yang hendak melintas. Alhasil, sejumlah dum truk tertahan tidak bisa masuk.

“Jalan ini dulunya bagus dan aspalnya masih mulus. Tapi sekarang rusak setelah beberapa bulan terakhir dilalui dum truk yang bermuatan tanah pengurukan jalan tol,” kata Ketua RT 01/03 Desa Rawa Branten, Nur Kholis.

Kondisi jalan sekarang rusak parah lantaran dum truk memuat dengan tonase berlebih. Yakni tonase yang dimuat tidak sesuai dengan kapasitas beban jalan.

“Akibatnya saat hujan, jalan tak bisa dilewati karena berlumpur. Tak sedikit anak-anak yang kesulitan berangkat ke sekolah bahkan ada yang terpeleset saat melintas,” jelasnya.

Jika tidak hujan alias musim panas, kondisi jalan berdebu. Bahkan debunya masuk ke rumah-rumah warga. “Hal tersebut mengakibatkan anak-anak banyak yang batuk dan menderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA),” jelasnya.

Hal senada dikatakan Musta’in salah seorang tokoh agama warga setempat. Ia menambahkan warga meminta pertanggungjawaban PT Waskita selaku pihak yang mengerjakan pembangunan tol Seksi III dan IV di Kendal. “Warga saat ini kesulitan ke masjid. Apabila mau salat tarawih, warga terkena lumpur,” jelasnya.

Terkait dengan hal itu, salah satu perangkat Desa Rawa Branten, Atmo, mengaku aksi warga dilakukan secara spontan. Aksi dilakukan usai salat Jumat. Sebab warga sudah merasa jengkel dengan ulah sopir dump truk yang merusak jalannya. “Sebenarnya dengan suka rela kami mengurug jalan yang rusak dengan pasir dan batu. Tapi truk yang kami gunakan untuk mengangkut pasir dan batu, malah terbalik karena terperosok akibat jalan yang rusak,” kata Atmo.

Atmo menambahkan, sebelumnya dirinya sering mendapatkan laporan, adanya warga yang jatuh dari sepeda motor, karena terpeleset. Tidak cuma itu, kalau turun hujan airnya juga menggenang.

Karena itu, pihaknya meminta pertanggungjawaban PT Waskita, untuk memperbaiki jalan yang rusak. Tapi belum ada jawaban. “Jalan seperti lumpur, tidak bisa dilewati,” ujarnya.

Atmo menegaskan, warga akan tetap memblokir jalan, sampai PT Waskita bersedia memperbaiki jalan dengan membuat kesepakatan atau Memorandum of Underesting (MoU) dengan warga, untuk memperbaiki jalan.

“Warga Rawa Branten, tidak menolak pembangunan jalan tol. Bahkan kami mendukung. Tapi tolong, hak kami sebagai rakyat juga diperhatikan. Jangan sampai proyek ini justru membuat susah warga,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu sopir dump truk, Prawito, mengaku kalau dirinya tidak bisa lewat karena jalan diblokir. Untuk itu, dirinya bersama yang lain, harus kembali ke lokasi galian C. “Terpaksa saya dan beberapa teman harus putar balik, karena jalan diportal warga. Harapan saya PT Waskita bisa memenuhi tuntutan warga, sehingga kami bisa bekerja kembali,” tambahnya. (bud/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -