Implementasikan Pancasila dalam Setiap Kegiatan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Simpang Lima, dalam perayaan Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6). Ya, warga antusias menyaksikan pentas wayang kulit dengan lakon ”Sirnaning Angkoro Murko”. Gelaran berlangsung hingga pukul 03.00 (2/6).

Pergelaran wayang kulit tersebut juga dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi serta Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, serta wakilnya, Heru Sudjatmoko. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan sejumlah keraton di Indonesia, di antaranya dari Puri Anom Tabanan Bali, Keraton Pamekasan, dan Keraton Kawitan Amarta Bumi Kendal.

Dalam kesempatan tersebut, Hendrar Prihadi menyampaikan jika peringatan Hari Lahir Pancasila mengingatkan kembali pada proses panjang pengkajian Pancasila hingga dijadikan dasar negara oleh para pendiri bangsa. ”Satu Juni 72 tahun yang lalu, Bung Karno menyampaikan ide dan gagasan tentang Pancasila di hadapan BPUPKI, yang kemudian menjadi dasar negara kita,” kenang wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut.

”Melalui Pancasila, pendiri bangsa Indonesia memahami bahwa yang akan dimerdekakan adalah dari Sabang sampai Merauke, terdiri dari bermacam-macam etnis, budaya, dan agama. Dan hal ini tidak harus dipersoalkan lagi, dan harus didukung secara bersama-sama,” tegas Hendi.

Hendi menegaskan, yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah semangat kebersamaan. ”Yang harus kita lakukan saat ini adalah mengimplementasikan Pancasila di berbagai kegiatan positif bersama untuk percepatan pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa momentum peringatan Hari Lahir Pancasila ini merupakan sarana untuk mengingatkan kembali Pancasila sebagai perekat bangsa Indonesia. Menurut Tjahjo, Pancasila sebagai dasar negara adalah panduan bagi setiap pengambilan kebijakan politik pembangunan di Indonesia. Tak terkecuali hal ini berlaku mulai dari presiden, gubernur, wali kota, hingga ketua RT, RW dan tokoh masyarakat. ”Setiap kita harus dapat menjabarkan sila-sila Pancasila dan menegakkan komitmen NKRI serta kebinekaan sehingga jiwa kegotongroyongan, kerukunan, keguyuban dapat terus terpelihara,” tegas Tjahjo Kumolo.

Kerukunan dan kebersamaan merupakan kunci dan modal menumbuhkan keharmonisan dengan saling menghargai dan memahami di tengah kebinekaan Indonesia yang kaya akan suku, budaya, agama dan bahasa. Dengan sikap saling asah, asih dan asuh serta komitmen membangun bangsa, lanjutnya, kebinekaan NKRI yang telah merdeka 71 tahun dapat terus terjaga. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -