Kirim 40 Siswa ke Malasyia

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG- SMK Swadaya Temanggung tahun ini akan mengirimkan 40 lulusanya untuk bekerja ke Malasyia. Mereka merupakan lulusan tahun 2017 yang belum lama ini dilepas pihak sekolah.

“Kemarin sore, ada enam anak yang kita berangkatkan. Adapun 36 lainya saat ini tengah proses pengurusan medical check up, visa dan paspor. Jika syarat-syarat sudah clear, akan segera diberangkatkan,” jelas Waka Humas SMK Swadaya Temanggung Bambang Suwito Hadi, Jumat (2/6).

Bambang membeber, keenam siswa yang diberangkatkan adalah Erni Listiyani, Ira Selawati, Agustina Yustanti, Avi Rahma Desti, Nurul Hidayah dan Dini Eka Sastia. Mereka akan bekerja di PT Inari dan Western Digital Corporation (WDC). “PT Inari bergerak produksi alat-alat elektronik. Adapun WDC berproduksi pada alat-alat lunak, seperti CD dan flasdisk,” ucapnya.

Selain mengirim alumninya ke luar negeri, ada 5 siswa lain yang kirimkan ke PT Garmen Semarang. “Kelima anak itu tidak hanya bekerja, tapi sekaligus kuliah,” terangnya.

Quality Control SMK Swadaya Temanggung Humam Sabroni menuturkan, 70 persen lebih alumninya terserap di dunia kerja, baik kerja di perusahaan maupun wirausaha mandiri. Untuk pendampingan alumni ke Malasyia, tahun ini merupakan angkatan ke-7. “Selain pengiriman tenaga kerja ke Malasyia. Kita juga rutin melakukan praktik kerja industri ke Malasyia, terutama jurusan tata boga,” ucap Humam.

Meskipun berstatus SMK, banyak alumni SMK Swadaya yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi (PT). Bahkan tahun ini, tren siswa yang melanjutkan kuliah meningkat. “Pada prinsipnya, kami bertekad tidak hanya mendidik, namun punya kewajiban melakukan pendampingan dan mengantarkan siswa ke dunia kerja,” jelasnya. (san/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -