Kerap Roadshow Istighotsah, Tugas PNS Tetap Utama

Ketika Aparat Penegak Hukum Jadi Juru Dakwah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Aparat penegak hukum tidak selamanya bertindak dengan kekerasan. Di balik ketegasan, mereka juga bisa menertibkan masyarakat lewat jalan agama. Seperti apa?

MAKSUM adalah salah satu contohnya. Aparat penegak hukum yang kini menduduki jabatan kasubag SDM Linmas di Satpol PP Provinsi Jateng ini kerap dipercaya masyarakat untuk memberikan siraman rohani. Nyaris saban Jumat, dia mengisi khotbah atau menjadi imam di masjid di bilangan Ketileng. “Kadang juga di Masjid RS Ketileng,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca Juga :

Dia juga punya jadwal roadshow rutin istighotsah di beberapa tempat. Saban Minggu Pahing, Maksum istighotsah di Universitas Negeri Semarang (Unnes), kalau malam Ahad Kliwon, dia harus bertandang ke Tegal untuk istighotsah juga. Sementara Sabtu Legi di Pemalang, dan malam Ahad di Banyumas.

Di bulan puasa ini, dia juga kerap didapuk menjadi pengisi kultum (kuliah tujuh menit) sekaligus imam salat tarawih di wilayah tempat tinggalnya. “Mulai tahun ini, saya nggak ikut tarling (tarawih keliling) Pemprov Jateng. Sebenarnya, tarling itu, dulu saya yang mengurusi. Termasuk agenda Jateng Bersholawat. Kan dulu saya di Biro Bintal. Sekarang di Satpol PP, sudah tidak bisa ikut,” ucap pria yang tinggal di Ketileng ini.

Maksum memang bukan orang baru di kalangan ustadz. Sekitar tahun 90-an, dia sudah menjadi bagian dari Pondok Pesantren (Ponpes) Azzurri, Ketileng. “Tapi saya cuma bantu-bantu saja, kok,” katanya merendah.

Menggeluti dunia PNS dan santri, membuat Maksum harus pintar membagi waktu. Sebab, tidak jarang dia terpaksa meninggalkan jadwal keagamaan ketika mendapat tugas sebagai PNS. Sebab, bekerja di lingkup Pemprov Jateng sangat memungkinkan ditugaskan ke luar Kota Semarang.

Kadang, dalam kondisi tertentu, Maksum juga harus izin ke pimpinan untuk meninggalkan tugas sebagai PNS demi kegiatan agama yang cukup mendesak. “Semua bisa dikompromikan. Fleksibel, kok,” bebernya.

Dijelaskan, pengurus Ponpes Azzurri Ketileng punya kebijakan yang tidak terlalu kaku. Bahkan mendukung jika santrinya melakukan tugas negara. Maksum menerangkan, Ponpes Azzurri menjunjung tinggi nasionalisme. Bahkan setiap hari besar nasional, melakukan upacara. Seperti Hari Kebangkitan Pancasila, Hari Kemerdekaan, dan lain sebagainya. “Jadi kalau saya izin untuk tugas kenegaraan sebagai PNS atau penegak hukum, Pak Kiai pasti merestui,” tegasnya. (amh/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -