Ancam Tindak Penimbun Sembako

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG – Pemerintah akan terus memantau ketersediaan pangan selama Ramadan hingga Lebaran 2017. Para pedagang dilarang melakukan penimbunan sembako karena akan ditindak secara tegas oleh Satgas Mafia Pangan.

“Polri melalui Satgas Mafia Pangan akan terus melakukan pantauan dan pengawasan terkait peredaran sembako di masyarakat. Sehingga kami minta para pedagang jangan coba-coba melakukan penimbunan kebutuhan pokok menjelang Ramadan ini,” kata Kepala Bulog Subdivre Pekalongan, Muhson Chudori didampingi Kepala Bulog Kandeman Batang Tarno, Senin (5/6).

Sebab, kini Satgas Mafia Pangan juga memegang data-data pedagang besar yang penerima produk sembako dari Bulog. Jika dalam pelaksanaan tidak didistribusikan dengan benar, akan segera ditindak.

Selanjutnya, Bulog juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir terjadinya kenaikan harga maupun kelangkaan bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan karena stoknya relatif cukup.

“Insya Allah menjelang Ramadan hingga Lebaran, kami menjamin stok kebutuhan pokok masih aman mencukupi kebutuhan masyarakat. Oleh karena masyarakat tidak perlu khawatir terjadinya kenaikan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok,” katanya.

Ia menyebutkan saat ini stok beras yag tersimpan di Bulog masih mencapai sekitar 47 ribu ton, gula pasir 1.500 ton, daging kerbau 800 kilogram, bawang putih 2 ton yang siap digelontorkan ke pasar tradisional, 40 ton bawang merah, dan minyak goreng 1.400 liter.

Selain itu, Bulog juga menggelar ‘Gerakan Stabilisasi Pangan’. Yang mana telah menyiapkan 40 ton beras jenis premium, yang dijual pada masyarakat seharga Rp 9.500 per kilogram untuk kemasan 5 kilogram. Dan Rp 9.400 per kilogram pada kemasan 25 kilogram.

Serta untuk gula pasir, disediakan sebanyak 40 ton dengan harga Rp 12 ribu per kilogram. Daging kerbau beku seharga Rp80 ribu per kilogram, dan bawang merah yang dijual Rp22 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp 38 ribu per kilogram.

Wakil Bupati Batang Suyono mengungkapkan kesetersediaan pangan saat Ramadan hingga Lebaran 2017 masih mencukupi kebutuhan masyarakat. “Kebutuhan beras di Batang cukup, bahkan hingga enam bulan ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu kawatir kekurangan suplai beras,” katanya.

Untuk Kabupaten Batang dengan luasan lahan dan panen padi sebenarnya termasuk surplus. Sehingga Pemkab Batang berharap kepada manajemen Bulog jangan sampai masyarakat kekurangan beras. Namun tetap, ke depan jika masyarakat khawatir dengan gejolak harga yang tinggi Bulog harus siap mengantisipasi untuk melakukan pasar murah. (han/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -