Peradi Bentuk LPPH untuk Bantuan Hukum Gratis

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang pimpinan Theodorus Yosep Parera akan mendirikan Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) di organisasi profesinya. Hal itu disepakati dalam rapat bersama seluruh anggota di sela-sela acara bertajuk Buka Bersama (Bukber) Kebinekaan Peradi Semarang di Hotel Patrajasa Semarang, Minggu (4/6) sore.

”LPPH ini segera akan diaktanotariskan dan didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM. Kita berdayakan semua anggota Peradi untuk terlibat dalam LPPH ini. Yang jelas nanti saat sudah resmi, kita akan berikan bantuan hukum gratis dan siap menangani perkara prodeo, nanti masyarakat gratis berkonsultasi, baik litigasi, pendampingan di dalam pengadilan dan lainnya,” kata Direktur LPPH Peradi Semarang, Bagas Sarsito kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sementara itu, Ketua Peradi Semarang, Theodorus Yosep Parera memastikan, Peradi yang dikomandoi pimpinan nasional Dr Juniver Girsang tersebut akan dijadikan sebagai pusat percontohan bagi seluruh aparatur penegak hukum di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.

”Kami nanti akan sering mengadakan diskusi ilmiah tentang hukum dan memaksimalkan penyuluhan hukum ke masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengerti dan paham akan masalah yang sedang dialami, dengan begitu di lapangan nanti tidak akan ada lagi perampasan-perampasan kemerdekaan yang dialami masyarakat yang tidak paham hukum,” tandasnya.

Yosep mencontohkan, seperti halnya kasus persekusi atau kasus main hakim sendiri. Pihaknya juga memastikan dalam LPPH tersebut akan memberikan pendampingan all out secara gratis bagi masyarakat tak mampu. ”Pembayarannya gratis untuk masyarakat, karena pembayarannya sudah disediakan oleh negara,” ujarnya. (jks/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -