Problem Belum Terpecahkan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Problem minimnya gol yang mampu dicetak tim PSIS Semarang di pertandingan tampaknya belum terpecahkan. Di laga uji coba menjamu Persijap Jepara, Sabtu (3/6) kemarin, tim berjuluk Mahesa Jenar hanya berhasil menang tipis 1-0.

Di lima laga kompetisi, meski belum terkalahkan, Haudi Abdillah dkk juga masih paceklik gol. Di laga pertama PSIS menang tipis 2-1 atas Persipur, kemudian menang 1-0 atas Persipon, menang 2-1 atas Sragen United, bermain imbang 1-1 atas PSIR dan menang 1-0 atas PPSM Magelang.

Meski tidak terlalu mengkhawatirkan, namun PSIS wajib tampil lebih tajam lagi di sisa laga kompetisi. Mengingat saat ini, persaingan di Grup 4 Liga 2 masih cukup ketat dan tim Mahesa Jenar masih membutuhkan suntikan poin di sembilan sisa laga babak penyisihan grup.

Berbagai cara, sebenarnya juga telah dilakukan oleh coach Subangkit baik mengubah komposisi pemain maupun mengubah gaya permainan. Terakhir, Haudi Abdillah dkk diinstruksikan untuk memainkan bola-bola pendek menghadapi Persijap.

”Sebenarnya perubahan berjalan cukup baik, anak-anak juga bermain baik, banyak peluang mampu kami ciptakan. Namun, memang penyelesaian akhir masih menjadi evaluasi. Selain itu, pressure kami masih cukup lemah terutama di babak pertama lawan Persijap sehingga membuat lawan leluasa bermain,” beber Subangkit.

Pada jeda kompetisi ini, PSIS masih memiliki kesempatan dua kali uji coba sebelum melakoni laga lanjutan Liga 2 versus Persis Solo (6/7) mendatang. Dua kali uji coba yang telah direncanakan adalah laga tandang versus PSS Sleman (10/6) dan menjamu PSIM Jogjakarta (17/6).

”Dua kali laga uji coba, tentunya akan kami gunakan untuk membenahi sejumlah kekurangan yang ada. Dan saya kira, lawan PSS dan PSIM akan menjadi ujian yang bagus bagi kami, karena keduanya tim bagus di Liga 2,” sambung Subangkit.

Sementara di latihan perdana di Stadion Citarum Semarang usai melakoni laga uji coba, sejumlah pemain seperti Hari Nur Yulianto dan M Ridwan masih dalam masa recovery lantaran mengalami cedera ringan.

Yang menjadi kabar baik, tim Mahesa Jenar kembali bisa menggunakan tenaga bek tengah mereka, Haudi Abdillah yang telah pulih. Meski masih merasa sakit akibat cedera tulang pipi, namun Haudi mampu tampil maksimal ketika diturunkan 2×45 menit menjamu Persijap.

”Semua pemain tidak ada yang cedera berat. Beberapa hanya harus recovery saja. Namun yang jelas, lawan Persis di lanjutan Liga 2 besok, kami tidak bisa memainkan Yunus karena hukuman akumulasi kartu,” pungkas Subangkit. (bas/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -