Donor Darah Sehat Saat Ramadan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Tidak perlu ragu untuk mendonorkan darah pada bulan puasa. Karena konon justru membuat sirkulasi darah lancar dan sehingga kita akan lebih sehat dibandingkan saat hari biasa.

Dr Helda Eka Yulianti, Kepala Bagian Pelayanan Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menjelaskan, saat sedang berpuasa  terjadi proses detoksifikasi, atau pembuangan racun dari dalam tubuh. Nah,  proses detoksifikasi akan semakin bagus karena sirkulasi darah  dalam tubuh semakin lancar dengan donor darah. “Pada saat donor darah, jelas sirkulasi darah semakin baik, proses detoksisfikasi akan lebih efektif. Jauh lebih baik kondisinya bila dibandingkan saat tidak sedang berpuasa,”  katanya, Selasa (6/6).

Adapun, Dr Helda menyarankan  waktu untuk donor darah yang baik, ialah pada pagi hari, atau sesaat menjelang buka. Atau setelah berbuka juga tidak masalah. Namun untuk waktu siang hari tidak terlalu disarankan meskipun diperbolehkan. “Untuk mereka yang sudah sering donor darah tidak apa-apa bila mendonorkan darahnya pada siang hari. Namun untuk mereka yang jarang donor darah sebaiknya dihindari waktu pada siang hari,” urainya.

Lalu, pendonor darah harus memiliki pola makan yang sehat dan cukup. Hal ini bisa dilakukan saat sahur, makan dengan menu yang cukup dan sehat. Cairan juga cukup, saat berbuka juga cukup dengan mengonsumsi makanan berserat serta lebih banyak mengonsumsi air putih. “Kalau makanan yang sehat, standar saja cukup protein dan yang mengandung zat besi minimal,” selorohnya.

Adapun PMI Kota Semarang menyediakan menu tambahan untuk pendonor. Dari yang biasanya biskuit, susu, air putih atau telur, PMI menambahkan lagi biskui dan gula. Tujuannya agar konsumsi makanan pendonor lebih cukup setelah menyumbangkan darahnya. (dan/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -