Berkat Bokabu Mahasiswa UM Magelang Raih PKM 2017

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG – Warga di Dusun Kedungombo, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur banyak yang menanam pucuk merah (Oleana Syzygium). Selama ini tanaman pucuk merah hanya digunakan untuk memperindah lingkungan rumah warga. Ternyata tanaman ini akan lebih indah dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi bila dijadikan bonsai. Namun sayangnya masih banyak warga yang belum menyadari nilai ekonomis pohon pucuk merah itu.

Berawal dari situlah tim PKM pengabdian masyarakat UM Magelang mengajukan proposal Sosialisasidan Pelatihan Pembuatan Bonsai “Bokabu” dari Oleana Syzygium sebagai Oleh-Oleh Botani Khas Borobudur untuk Peningkatan Nilai Ekonomi Tanaman di Dusun Kedungombo Candirejo Borobudur.

Proposal yang disusun tim PKM terdiri dari Evtah Riskina, Evti Riskina, Fajar Ardi Saputra, Aisah Widyaningsih dan Dhika Dwi Saputra tersebut lolos seleksi Kemenristek Dikti 2017.

Evtah Riskina, ketua tim menjelaskan, bokabu merupakan singkatan dari bonsai khas Borobudur yang berasal dari tanaman pucuk merah. Sosialisasi dan pelatihan pembuatan bonsai “bokabu” dilakukan sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi tanaman pucuk merah. Hal ini sebagai peluang usaha bagi warga Dusun Kedungombo, Desa Candirejo. Terlebih desa tersebut merupakan kawasan wisata yang dekat dengan Candi Borobudur.

Evtah menambahkan, kegiatan pengabdian masyarakat tersebut melibatkan anggota tim PKM, warga Dusun Kedungombo, Candirejo dan dosen pembimbing Rasidi, MPd.

Kegiatan dilakukan selama enam tahap yakni sosialisasi yang dilakukan akhir bulan Maret, selanjutnya pemahaman materi bonsai dari Dinas Pertanian Kabupaten Magelang. Kemudian pelatihan pembuatan bonsai pada pertengahan April. Pada tahap ini, lanjut Evtah, timnya mendatangkan komunitas Penggemar Bonsai Indonesia (PBI) cabang Magelang.

Pada tahap empat, tim membentuk komunitas bonsai dibantu PBI Magelang dengan diikuti 35 peserta yang sudah mahir membuat bonsai setelah mengikuti pelatihan. Pada tahap akhir dilakukan pendampingan komunitas yang diikuti oleh ketua dan pengurus komunitas dengan hasil monitoring kegiatan komunitas.

Selain membantu perekonomian warga, sosialisasi dan pelatihan ini juga memberikan pengetahuan, wawasan serta motivasi kepada warga agar dapat memanfaatkan tanaman pucuk merah sebagait anaman bonsai yang dibudidayakan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya khususnya dan warga di sini pada umumnya. Semoga bonsai bokabu dapat menjadi tanaman khas Borobudur dan kami mengharapkan bantuan dari tim PKM untuk tetapmendampingi kami ke depannya, ” kata Ersyid, salah satu peserta pelatihan. (*/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -