Pemkab Pekalongan Berhasil Pertahankan Opini WTP

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Predikat WTP atas Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun Anggaran 2016 ini, diserahkan langsung oleh Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI, Dr Bambang Pamungkas MBA CA Ak kepada Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, di Kantor Perwakilan BPK RI, Jawa Tengah di Semarang, Rabu (7/6) kemarin.

Predikat WTP dari BPK tersebut merupakan hasil penilaian BPK yang menunjukkan bahwa Pemkab Pekalongan dalam pengelolaan keuangan telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP), efektivitas dalam sistem pengendalian internal yang efektif (SPI), serta kepatuhan atas perundangan-undangan.

Pemberian penghargaan ini merupakan kali kedua. Pertama pada tahun 2016 lalu, Pemkab Pekalongan menerima penghargaan serupa untuk tahun anggaran 2015 dengan predikat WTP.

Bupati Pekalongan, H Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa penghargaan yang diterima oleh Pemkab Pekalongan atas opini WTP tersebut, tak lepas dari komitmen bersama semua stake holder Pemkab Pekalongan. “Artinya, penghargaan WTP adalah hasil kerja keras semua pihak, komitmen yang kuat untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik lagi, serta adanya pengelolaan keuangan yang profesioal, akuntabel, transparan dan berkeadilan,” tuturnya.

Bupati Asip Kholbihi juga mengatakan bahwa capaian opini WTP tersebut, selain karena bimbingan dari BPK Perwakilan Jawa Tengah, juga atas hubungan yang sinergis antara legislatif dan esekutif dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. “Kepada seluruh aparatur yang terlibat langsung atau tidak, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih. Mari hasil opini BPK ini dijadikan motivator untuk bekerja lebih baik lagi dalam membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik juga,” kata Bupati Asip.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong Pemkab Pekalongan agar tahun berikutnya juga mampu mempertahankan opini WTP tersebut. “Kami dari DPRD Kabupaten Pekalongan akan terus mendorong Pemkab Pekalongan lebih baik, untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tegasnya. (thd/adv/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -