Penjualan Hijab Naik 40 Persen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Tren berbusana muslimah meningkat pesat di bulan suci ini. Pusat-pusat penjualan busana muslimah mengalami peningkatan penjualan hingga 40 persen. Kondisi ini dimanfaatkan untuk mengenalkan produk dan kreasi terbaru busana muslimah.

Khasanah Muslim Al Fath Semarang misalnya, menawarkan model hijab terbaru. salah satunya adalah model hijab printing segi empat dengan motif beraneka ragam contohnya motif bunga, floral dan abstrak hingga landscape yang membuat perempuan lebih trendi dan tetap ayu selama menjalani ibadah puasa di bulan suci.

Pada model ini, sesuai namanya menggunakan teknik printing, dengan berbagai corak misalnya kota, alam maupun heritage diprinting di atas kain velvet, maxmara dan katun. “Coraknya berbeda dari hijab biasanya, sehingga akan membuat pemakainnya punya kesan glamour dan ekslusif,” kata Manager Khasanah Muslim Al Fath Semarang, Supriyani.

Ia menerangkan, dari ketiga jenis bahan yang digunakan dibanderol dengan harga mulai Rp 100 hingga Rp 250 ribu. Hijab printing ini pun menjadi produk yang diminati wanita aktif, karena bahannya yang halus, nyaman dan menyerap keringat. “ Bahkan selama Ramdhan ini,penjualan hijab terus naik tajam dibandingkan hari biasanya, total ada kenaikan sekitar 40 persen, salah satu produk yang dinimati adalah hijab model printing ini,” tuturnya.

Selain hijab printing model segi empat, minat masyarakat terhadap hijab syar’i pun tidak turun. Pasalnya model hijab ini lebih instan atau ready to wear dan menutupi pada area dada. Sementara untuk hijab segi empat, mewajibkan penggunanya untuk kreatif dalam menggunakan penutup kepala ini. “ Kalau dari segi warna, hijab Syar’i masih mengsung warna putih dan warna pastel. Sementara hijab segi empat mengharuskan penggunanya untuk berkreasi, namun tetap mengedepankan motif yang ada tetap terlihat,” jelasnya.

Sementara untuk premium pada hijab printing, mengusung warna lebih tegas seperti merah, biru navy, coklat, hijau segar.Untuk koleksi regulernya lebih condong ke warna pastel seperti peach, abu muda, baby pink. (den/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -