Jumlah Pemohon Legalisir KK Membeludak

Persyaratan Ikut PPDB

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN–Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcail) Kabupaten Semarang menambah jumlah loket legalisir akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK). Menyusul tingginya kebutuhan siswa untuk mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK.

Kabid Kependudukan Agus Sarono menjelaskan, bahwa pihaknya menambah jumlah petugas, dari 3 orang setiap hari, menjadi 6 sampai 7 orang setiap harinya khusus untuk masa PPDB ini. “Selama ini, setiap hari biasa paling banyak hanya mencapai 20 permintaan. Tapi memasuki musim PPDB, permintaan legalisir mencapai lebih dari 200. Pada Kamis (8/6) terlihat antrean yang panjang di kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang,” katanya, Kamis (8/6) kemarin.

Terutama di loket pelayanan legalisir akta kelahiran dan KK. Dijelaskan Agus, khusus untuk legalisir akta kelahiran dan KK memang harus dilakukan langsung ke kantor Dispendukcapil. Pasalnya, kantor kecamatan belum bisa melayani. “Kalau hanya membuat bisa, tetapi kalau legalisir harus ke kantor, sesuai undang-undangnya seperti itu,” lanjutnya.

Dikatakan Agus, legalisir bisa dilakukan di setiap kecamatan asal di wilayah tersebut terdapat UPTD Kependudukan. Saat ini, di semua kecamatan Kabupaten Semarang memang belum ada UPTD Kependudukan. “Kendalanya memang soal anggaran, namun kalau jeli dapat pula didirikan tidak per kecamatan namun per eks kawedanan. Itu akan memakan anggaran yang kecil,” katanya.

Salahsatu petugas loket legalisir kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Suwardi, 27, menuturkan adanya peningkatan permintaan legalisir. “Kalau setiap hari puluhan sudah banyak. Ini sejak pagi sudah ratusan permintaan legalisir,” kata Suwardi.

Loket pelayanan legalisir dibuka sesuai dengan hari kerja. Saat Ramadan seperti ini, loket dibuka sejak pukul 08.00. Sedangkan hari biasa, dibuka pukul 07.00. “Sebagian besar memang untuk mengikuti PPDB, karena yang saya tahu salahsatu persyaratannya harus menyertakan legalisir akta kelahiran dan KK,” katanya.

Salahsatu pemohon legalisir, Tata Yuanita, 15, mengatakan sejak pukul 09.00 sudah antre untuk mendapatkan legalisir akta kelahiran dan KK di kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang. Tata yang merupakan warga Kelurahan Kalirejo ini ingin memenuhi persyaratan dirinya mengikuti PPDB di SMAN 1 Ungaran. “Dari SMP 1 Ungaran, ke sini sama teman tadi,” katanya. (ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -