107 Senjata Api Dinas Diperiksa Kapolres

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN–Sebanyak 107 senjata api milik Polres Pekalongan mulai jenis senjata api laras panjang dan genggam, diperiksa oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, di halaman Mapolres Pekalongan, Jumat (9/6) kemarin. Pemeriksaan dilakukan baik secara fisik senjata api, surat kelengkapan, hingga psikologis pengguna senjata api tersebut.

Kegiatan pemeriksaan senjata yang diselenggarakan oleh Subbag Sarpras Bag Sumda Polres Pekalongan, dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, didampingi Wakapolres Pekalongan Kompol Joko Watoro, Kabag Ops Polres Pekalongan, Kompol Mohammad Udjir, Kasubbag Sarpras Bag Sumda AKP Kalunk, dan Kasi Propam Polres Pekalongan Iptu Mustadi.

Adapun senjata api yang diperiksa berupa senjata api genggam 96 pucuk,  senjata api laras panjang 11 pucuk, amunisi tajam  742 butir, amunisi karet  40 butir dan  kartu pinjam pakai senpi dinas (PAS). Dari 107 senjata api dinas yang diperiksa, terdiri dari  jenis S1-V2- SABHARA 11 pucuk,  jenis COLT DET  1 pucuk,  jenis COLT DTT  5 pucuk,  jenis CPPS  28 pucuk,  jenis S dan W2        3 pucuk,  jenis S dan W4  6 pucuk, jenis TAURUS 16 pucuk,  jenis MBK 2 pucuk dan jenis R1-V1 PINDAD 35 pucuk.

Pemeriksaan dilakukan secara fisik dan administrasi, mulai dari kebersihan hingga masih berfungsi tidaknya senjata api tersebut. Termasuk adanya cacat dan kerusakan, semua diperiksa secara teliti. Satu persatu senjata api jenis genggam dan laras panjang, diperiksa secara detail oleh Kapolres dan Subbag Sarpras Bag Sumda Polres Pekalongan.

Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, mengungkapkan bahwa menjelang pelaksanaan Operasi Ramadnia Candi 2017, pihaknya melakukan pemeriksaan senjata api, baik senjata api inventaris yang di pegang anggota Polri maupun inventaris Polres.

Menurutnya, tujuan pemeriksaan senjata api sebagai bentuk pengawasan oleh dinas terhadap senpi dinas, agar tidak disalahgunakan oleh anggota. Pemeriksaan senjata api tersebut dilakukan secara rutin, baik secara fisik maupun administrasi. “Pemeriksaan senjata api ini, salah satu bentuk pengawasan yang kami lakukan secara rutin,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa dalam pengajuan senjata api oleh anggota Polri juga ada aturannya, harus melalui tahapan tes psikologi yang diadakan setiap 6 bulan sekali. Anggota yang sudah memegang senpi, harus memahami secara benar SOP penggunaan senpi dinas yang berlaku. Dan akan dikenai sanksi jika menyalahi aturan dari SOP tersebut. “Hasil dalam pemeriksaan senjata api, tidak diketemukan pelanggaran baik senjata yang rusak atau karatan, maupun kartu pinjam pakai senpi dinas (PAS) yang sudah habis masa berlakunya,” tegas AKBP Wawan Kurniawan. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -