Untag-PWI Gelar Sekolah Jurnalistik

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Kurikulum baru pendidikan tinggi yang mendorong perguruan tinggi bekerja sama dengan lembaga profesi untuk memberikan ketrampilan bagi mahasiswa direspons positif oleh Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 (Untag) Semarang. Yakni menggelar sekolah jurnalistik yang bekerja sama dengan organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor Untag, Dr Drs Suparno MSi dan Ketua PWI Jateng, Amir Machmud. Diikuti pula penandatanganan seluruh dekan di lingkungan Untag Semarang dengan Ketua PWI Jateng, di Hotel Grasia, Jumat (9/6) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, digelar juga talk show tentang Peran Media Sosial dalam Membangun Opini. ”Kerja sama sekolah jurnalistik ini merespons kurikulum baru pendidikan tinggi. Dan ilmu jurnalistik merupakan ilmu umum lintas fakultas,” kata Amir.

Untag merupakan perguruan tinggi keempat yang melakukan kerja sama sekolah jurnalistik dengan PWI. Sebelumnya, telah dilakukan kerja sama dengan Unissula Semarang, UPS Tegal dan Unsiq Wonosobo.

Menurutnya, kontribusi terbesar silang sengkarut negara saat ini adalah media. Entah itu media mainstream maupun media sosial. Namun media mainstream sudah ada UU Pers yang mengaturnya. Sedangkan untuk media sosial, sepertinya pemerintah masih belum bisa sepenuhnya mengatur, meski sudah memiliki UU ITE. ”Terpenting saat ini adalah deklarasi antiberita hoax dan antiberita palsu. Dengan mendorong masyarakat memanfaatkan medsos secara efektif dan memiliki tanggung jawab sosial,” tandasnya.

Sedangkan Rektor Untag, Suparno berharap kerja sama dengan PWI bisa meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam praktik jurnalistik, yakni mampu menulis sesuai prinsip jurnalistik. Termasuk dosen juga harus mampu menulis artikel dan lebih produktif dalam menuangkan gagasannya ke media massa. ”Saya berharap, kerja sama sekolah jurnalistik ini ditindaklanjuti oleh semua dekan, untuk peningkatan kompetensi lulusan Untag di bidang jurnalistik. Selain mendapatkan ijazah, lulusan juga mendapat tambahan diploma suplemen, yakni memiliki sertifikat dari PWI Jateng,” tandasnya. (ida/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -