Tekan Angka Kecelakaan, Polda Gandeng Komunitas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Sebagai upaya menekan angka kecelakaan, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng bersama Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Polda dan Jasa Raharja Cabang Jateng menggandeng puluhan komunitas motor dan mobil, untuk berikrar dalam Keamanan, Keselamatan, Ketertiban & Kelancaran Berlalu Lintas (Kamseltibcar Lantas), Sabtu (10/5) lalu. Ikrar tersebut dilaksanakan di halaman Gubernuran Jateng.

Dirlantas Polda Jateng, Kombespol Bakharuddin mengatakan, ikrar tersebut untuk memberikan pemahaman terhadap keselamatan dalan berlalu lintas. Mengingat masih tingginya angka kecelakaan. Dari data Polda, sebanyak 76 persen kecelakaan didominasi roda dua dan korbannya usia produktif dari 17-35 tahun. ”Masih banyak angka kecelakaan yang melibatkan usia produktif karena tidak memahami keselamatan dan keamanan berkendara,” katanya.

Menurutnya, dengan menggandeng komunitas motor dan mobil yang ada di Semarang, bisa memberikan manfaat tentang pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas. ”Tujuan akhirnya tentu muncul kesadaran berlalu lintas sehingga terwujud keamanan dan ketertiban keselamatan berkendara di jalan raya,” harapnya.

Ketua FKPM Polda Jateng Andreas Tebo Yanuar menyampaikan ada sekitar 300 komunitas berasal dari Semarang, Salatiga, Ungaran, Kendal, dan Demak, yang mengikuti ikrar keselamatan berlalu lintas. Setiap ketua komunitas diminta menjadi ujung tombak penyambung lidah Polri untuk meyampaikan pesan kepada anggota komunitas otomotif dan pengendara lainnya tentang keselamatan berlalu lintas. ”Kita kumpulkan masing-masing ketua komunitas agar lebih efektif menyampaikan pesan berkeselamatan berkendara lebih efektif,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, Kadin Semarang memberikan CSR berupa tip dan trik kesehatan saat berkendara khususnya pemudik atau jarak tempuh panjang. Pasalnya pemudik kerap merasakan mengalami retensi urine, nyeri di tulang belakang.

”Agar penyakit tersebut tidak terjadi saat mudik, idealnya saat mudik badan bugar, posisi duduk, setelan tempat duduk harus senyaman mungkin. Jarak menyetir mobil jangan terlalu dekat saat kursi dan pedal karena Ini menyebabkan tidak lancar pembuluh darah,” jelas Diana Novita Sari, Komisi Tetap Farmasi dan Kesehatan Kadin Kota Semarang. (den/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -