Wabup Berikan Bantuan Operasional

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN–Puluhan tenaga pendidik Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di Kabupaten Pekalongan, menerima bantuan operasional dari Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, Ir Hj Arini Harimurti, sebesar Rp 500 per guru TPQ per bulan. Acara pemberian bantuan dana operasional bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran sekaligus pelantikan pengurus BADKO TPQ Kabupaten Pekalongan periode 2017–2021 yang diselenggarakan di Masjid Al- Muhtaram, kompleks Alun-Alun Kajen, Senin (12/6) kemarin.

Wabup Arini mengataan bahwa bantuan operasional yang diberikan Pemkab Pekalongan kepada para tenaga pendidik TPQ non PNS sebesar Rp 500 ribu/bulan, belum seberapa dibandingkan dengan jerih payah guru TPQ dalam mendidik putra-putri Kabupaten Pekalongan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada tenaga pendidik TPQ, yang telah mendidik putra putri kabupaten Pekalongan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Koordinasi (Badko) TPQ, BADKO TPQ Provinsi Jawa Tengah, H Ateng Ghozani Miftah, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pengurus lama BADKO TPQ Kabupaten Pekalongan atas pengabdian dan dedikasinya. Pasalnya, BADKO TPQ Provinsi Jateng yang telah bekerjasama dengan Pemkab dan Pemkot Pekalongan, serta Kemenag di seluruh Jateng untuk mendorong terus tumbuh kembang TPQ, baik secara kuantitas maupun kualitas.

“Salah satu misi pendidikan dan pengajaran TPQ, ialah untuk mencetak dan menyiapkan generasi bangsa yang Qurani, yaitu yang kokoh berakidah, taat dan rajin beribadah, berbudi luhur, serta cinta tanah air dan NKRI,” tandas Ateng.

Ateng juga menegaskan agar dalam mengelola organisasi TPQ, sama dengan mengelola kehidupan. Harus memiliki cita-cita yaitu misi, setiap organisasi pasti akan mengalami persoalan atau tantangan serta kondisi yang tidak sesuai dengan harapan. “Kami berharap, pengurus BADKO TPQ tidak patah semangat, terus berjuang dengan tulus dan ikhlas, demi kemaslahatan ummat,” tegasnya. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -