Ganjar Tindak Tegas Penyalahgunaan SKTM

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berjanji akan menindak tegas pelaku curang dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA/SMK. Khususnya yang menyalahgunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) saat mendaftar sekolah.

Hal tersebut disampaikan Ganjar usai kunjungan di Panti Asuhan Darul Aitam Al Maktab, Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Rabu (14/6) kemarin. Sebelumnya, Gubernur usai melihat pemantauan dan pengawasan PPDB online di ruang call center Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, di Kota Pekalongan, selanjutnya Gubernur ke IBC Center, untuk melihat pasar batik terbesar di Kabupaten Pekalongan. Setelah itu, dilanjutkan ke Panti Asuhan Darul Aitam Al Maktab, Desa Simbang Kulon, untuk bersilaturahmi dengan para ulama dan memberikan bantuan pada anak yatim piatu. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pasar Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, untuk memantau harga bahan pokok yang terus naik menjelang Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ganjar mencontohkan aduannya salah seorang warga Magelang tentang penyalahgunaan SKTM. Dalam laporannya, warga tersebut mengatakan bahwa ada calon siswa baru yang merupakan peserta les di sebuah lembaga pendidikan, dengan biaya jutaan rupiah per bulan, namun saat mendaftar di sekolah negeri favorit menggunakan SKTM.

“Tadi ada laporan masuk, bahwa kasus yang di Sukoharjo begitu banyak yang mem-bully, akhirnya yang bersangkutan mengundurkan diri. Nah ini merupakan gerakan moral yang luar biasa dari masyarakat,” bebernya.
Ganjar juga menandaskan bahwa banyak warga masyarakat yang komplain, dikarenakan ada oknum yang mengaku miskin padahal tidak miskin. Warga mencari cara dengan membuat SKTM agar bisa masuk. Namun jika ditemukan adanya praktik tersebut, maka calon siswa yang bersangkutan akan dicoret.
Menurutnya kuota 20 persen untuk siswa dari keluarga tidak mampu, baik pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun SKTM sesuai Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017, namun dalam pelaksanaanya rawan kecurangan.
“Selain mencoret calon siswa yang terbukti melakukan kecurangan dalam PPDB online dengan menyalahgunakan SKTM, maka penegak hukum juga harus ikut bertindak karena unsur pemalsuan termasuk tindak pidana,” tegas Ganjar.

Ganjar juga menandaskan bahwa bukan hanya penyalahgunaan SKTM, selama pelaksanaan PPDB Online tingkat SMA/SMK yang serentak dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Jateng, pihaknya mengaku kebanjiran titipan dari sejumlah oknum pejabat maupun rekan supaya anak mereka bisa masuk sekolah-sekolah tertentu.

Namun Ganjar menolak tegas dan memberikan penjelasan bahwa praktik seperti itu salah. Bahkan bisa dijerat hukum. Setelah diberikan pengertian, oknum tersebut memaklumi dan tidak jadi titip.

“Banyak yang menghubungi saya, apakah anaknya bisa masuk atau tidak. Saya jelaskan kalau saya membantu berarti harus menambah skor. Kalau menambah skor, dari mana? Apalagi dengan sistem online, semua orang bisa membaca dan itu akan menjadi persoalan hukum, anaknya di-bully, gubernur, kepala sekolah disebut kolusi. Jangan seperti itu, bikin malu dan tidak mendidik,” jelas Gubernur Ganjar. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -