Enam Pasang Terjaring Razia Saat Tarawih

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL—Saat umat muslim lain tengah menjalankan ibadah salat tarawih di masjid, enam pasangan bukan suami istri ini justru asyik berdua-duaan di kamar hotel kelas melati di Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Kaliwungu. Beruntung, Satpol PP Kendal yang mendapatkan laporan warga. Sehingga langsung bergerak melakukan penggrebekan. Alhasil enam pasang berhasil diamankan Satpol PP, Rabu malam (14/6) kemarin.

Enam pasang tersebut kemudian diangkut menggunakan truk Satpol PP untuk diberikan pembinaan di Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kendal. Mereka diamankan karena saat digeledah tidak dapat menunjukkan bukti surat nikah kepada petugas.

“Meskipun mereka mengaku pasangan suami istri, tetap kami amankan. Karena tak dapat menunjukkan bukti bahwa mereka sudah menikah. Tidak ada buku surat nikah. Bahkan, alamat di KTP masing-masing pasangan juga berbeda. Jadi kami bawa ke kantor Satpol PP,” kata Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi (Kasidalop) Satpol PP dan Damkar Kendal, Pusi Sumaryiono.

Dari enam pasang tersebut, lima pasangan diamankan dari Hotel Roro Indah, Desa Wonorejo. Sedangkan satu pasangan diamankan dari Hotel Kaliwungu Indah di Desa Mororejo. Saat hendak dibawa ke truk Satpol PP, salah satu pasangan mencoba kabur. Namun berhasil diamankan petugas setelah melalui aksi kejar-kejaran.

Razia ini dilakukan setelah Satpol PP mendapatkan banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan banyaknya pasangan bukan suami istri yang keluar masuk kedua hotel tersebut. Warga Geram karena, saat ini bulan puasa.

Tindakan razia ini dilakukan dengan dasar penegakan perda tentang kependudukan dan prostitusi. Yakni Perda nomor 5 tahun 2015 dan perda nomor 10 tahun 2008. “Mereka yang kena razia, jika memang memungkinkan dapat dikenakan tindak pidana ringan (tipiring),” tandasnya.

Salah satu pasangan terjaring razia, Riyanto, warga Mangkang Kota Semarang mengaku jika dirinya masuk hotel hanya untuk beristirahat melepas lelah saja. “Ya istirahat disini saja, karena saya tidak boleh membawa pacar menginap di rumah sama orang tua,” akunya.

Dengan polos Riyanto ini mengaku belum berbuat mesum dengan pasangannya, karena terburu terjaring razia. “Hanya nonton televisi, belum sempat ngapa-ngapain. Baru mau (berbuat mesum, Red) malah petugas Satpol PP menggedor-gedor pintu kamar hotel,” akunya. (bud/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -