Keberadaan Malam Lailatul Qadar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak kiai yang saya hormati, Sebagai orang Islam saya meyakini adanya malam Lailatul Qadar. Namun, dari beberapa referensi yang saya baca bahwa sesungguhnya tidak ada satu pun (kecuali Nabi saw.) yang mengetahui atau mendapatkan malam yang penuh berkah itu. Lalu bagaiman dengan orang yang mengaku-aku memperoleh Lailatul Qadar itu? Terimakasih atas penjelasannya.

Rida Ramadhani di Semarang 085727254XXX

Wa’alaikuumussalam Warahmatullah Wabarokatuh, Ibu Rida Ramadhani yang dimuliakan Allah. Lailatul Qadar adalah malam yang amat mulia. Manusia tidak dapat membayangan betapa mulianya. Karena itu, ketika menjelaskan al-Qur’an mendahulukan ungkapan Wa mâ Adraka/dan apakah yang menjadikan engkau siapa pun engkau mengetahui apakah Lailat al-Qadar? yakni Engkau –siapa pun engkau– tidak mampu mengetahui dan menjangkau secara keseluruhan betapa hebat dan mulia malam itu.

Kata-kata yang digunakan manusia tidak dapat melukiskannya dan nalarnya pun sukar menjangkaunya. Namun demikian, ini bukan berarti bahwa malam mulia itu tidak dapat “ditemui” atau menemui seseorang selain Rasul saw. Sebab kalau demikian, mengapa Rasul saw. menganjurkan umatnya untuk mempersiapkan diri menyambutnya dengan memperbanyak i’tikaf dan ibadah khususnya pada malam-malam ganjil setelah dua puluh hari Ramadan.

Memang, boleh jadi ada yang mengaku atau alah paham sehingga menduga telah mendapatkan malam mulia itu. Banyak riwayat yang diperselisihkan ke-shahih-annya menyangkut tanda-tanda kehadiran malam itu. Hemat penulis, tanda yang paling jelas, adalah sikap dan prilaku keseharian yang bersangkutan.

Lailatul Qadar dilukiskan sebagai salam kedamaian sampai terbitnya fajar dan ini menjadikan hati seseorang yang mendapatkannya selalu damai dan tenteram sehingga mengantar pemiliknya dari ragu kepada yakin, dari kebodohan kepada ilmu, dari lalai kepada ingat, khianat kepada amanat, riya kepada ikhlas, lemah kepada teguh, dan sombong kepada tahu diri. Pada malam Lailatul Qadar malaikat-malaikat turun. Dan ini menjadikan seseorang yang mendapatkannya selalu mengarah kepada kebaikan karena adanya bimbingan malaikat. Itulah yang dapat dijadikan bukti pertemuan dengan Lailatul Qadar. Demikian jawaban saya. semoga bermanfaat dan barokah. Amin. (*/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -