Pemkab Jamin Kesehatan Napi Rutan Pekalongan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menjamin kesehatan para narapidana atau warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Pekalongan. Yakni, dengan diberikannya jaminan kesehatan gratis melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Hal itu terungkap ketika Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi bersama beberapa Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) jajaran Pemkab Pekalongan, melakukan kunjungan dan buka bersama (Bukber) di Rutan Kelas II A Pekalongan, Senin (19/6) kemarin.

Hal itu dibenarkan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rutan Kelas II A Pekalongan, Tafif Imam Haryanto. Menurutnya, selama ini pihak Rutan telah bekerjasama dengan Pemkab Pekalongan, tidak hanya terkait pembinaan keterampilan warga binaan melalui kerjasama Balai Latihan Kerja (BLK), namun juga memberikan layanan kesehatan gratis menggunakan Jamkesda.

Dengan demikian, ketika ada warga binaan beralamat Kabupaten Pekalongan yang sakit dan harus menjalani perawatan di RSUD Kraton, tanpa dipungut biaya. “Selama ini warga binaan yang memiliki KTP Kabupaten Pekalongan, setiap kali sakit dan dirawat di RSUD Kraton, mereka gratis dan dilayani dengan baik,” ungkap Tafif.

Menurutnya, dari total 289 warga binaan di Rutan Pekalongan, sebanyak 110 merupakan warga dengan KTP Kabupaten Pekalongan. Mulai dari usia anak-anak, remaja, hingga dewasa dengan masa hukuman bervariasi.
Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja datang ke Rutan, untuk silaturahmi dengan warga binaan yang memiliki KTP Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut, bagian untuk memberikan motivasi serta melakukan kerjasama dalam pengembangan life skill. Harapannya, agar setelah keluar, warga binaan bisa tetap berkarya dan kembali ke masyarakat secara baik.

Menurutnya, warga binaan membutuhkan dukungan dan motivasi dari pemerintah, agar tetap sabar dan nanti bisa kembali lagi ke masyarakat dengan baik, serta memiliki keahlian dalam bekerja.

“Kami akan menerjunkan mereka ke BLK untuk melakukan pelatihan, baik di bidang otomotif, komputer dan lainnya. Dengan begitu, saat menjalani hukuman dapat berlatih dalam karya. Sehingga life skill mereka terarah. Nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan baik dan memiliki keterampilan kerja,” jelas Bupati Asip. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -