500 Pemudik Tiba di Kota Magelang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG – Terminal Tidar Kota Magelang pada Senin, (19/6) malam lalu mulai dibanjiri pemudik gratis dari program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Jasa Raharja (JR). Sekitar 538 orang yang tergabung dalam rombongan pertama berasal dari berbagai daerah eks-Karesidenan Kedu. Yakni, Wonosobo, Temanggung, Purworejo dan Magelang.

Koordinator Terminal Tidar Eko Priyono menyebutkan, jumlah tersebut terdiri dari 138 penumpang yang naik 2 bus dari Kemenhub dan 400 penumpang naik 8 bus dari JR. Mereka diturunkan di Terminal Tidar Kota Magelang karena terminal tersebut masuk kategori tipe A. Direncanakan akan ada kedatangan 8 bus lagi yang mengangkut sekitar 335 penumpang.

“Di sini sebagai tempat turun. Setelah sampai di Kota Magelang, penumpang menyebar menuju daerahnya masing-masing,” kata Eko, kemarin.

Kabid Lalu Lintas dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang Chandra Wijatmiko Adi menjelaskan, program mudik gratis ini bertujuan mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor serta mengurangi angka kecelakaan, dan kemacetan. “Apalagi, naik bus lebih aman dan nyaman dibanding mudik dengan sepeda motor sendiri,” imbuhnya.

Hingga saat ini, pihaknya juga memantau kondisi lalu lintas di Kota Magelang sudah mulai meningkat dari biasanya. Berdasarkan pantauan kamera pengawas, kendaraan masih didominasi lokal Magelang dan sekitarnya. “Mungkin besok (hari ini, red) pemudik sudah mulai melintas Kota Magelang dan diprediksi masih akan meningkat hingga puncak arus mudik pada 23-24 Juni mendatang,” jelasnya.

Pada puncak arus mudik, pihaknya memberlakukan pelarangan angkutan berat untuk melintas. Pengecualian hanya pada pengangkut sembako dan bahan bakar minyak (BBM).

Kemarin, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan Wawali Windarti Agustina beserta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Magelang meninjau kesiapan Terminal Tidar Kota Magelang menyambut pemudik. Sejumlah armada bus juga dicek kelaikannya. Sigit dan Windarti memasangkan stiker pada bus yang dinyatakan laik jalan. (put/ton)

Berita sebelumyaBayaran Pembunuh Rp 25 Juta
Berita berikutnyaAboge Lebaran 27 Juni
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -