94 Kg Daging Tak Layak

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA – Tim gabungan yang dipimpin Satpol PP Kota Salatiga berhasil menyita 94 kg daging tidak layak konsumsi dalam operasi nonyustisi di los daging Pasar Raya I dan Pasar Pagi. Operasi yang rutin dilakukan menjelang Lebaran tersebut dilaksanakan Selasa (20/6) pagi. Daging sitaan langsung dimusnahkan di Rumah Pemotongan Hewan  (RPH) Salatiga karena baunya sudah menyengat.

Plt Kepala Satpol PP Salatiga Kusumo Aji menjelaskan, pedagang yang kedapatan menjual daging tidak layak konsumsi dipanggil ke kantor Satpol PP. “Para pedagang yang menjual daging tidak layak konsumsi, baik gelonggongan atau rusak karena salah penyimpanan akan mendapatkan pembinaan dari Satpol PP. Kemudian daging yang sudah kami sita akan dimusnahkan pada hari ini juga di RPH,” terang Kusumo Aji.

Sementara itu, drh Christina Susilaningsih dari Dinas Pertanian yang turut dalam operasi tersebut menjelaskan, daging yang menjadi temuan adalah rusak karena salah dalam penyimpanan. Tapi  ada juga yang masuk kategori daging gelonggongan.

“Kebanyakan pedagang yang kena operasi adalah menjajakan daging dari luar Salatiga. Kalau daging dari RPH Salatiga kita jamin bagus, daging dari RPH mendapatkan surat dan stampel yang dijamin bagus dan baik dikonsumsi,” terangnya.

Ia menunjukkan contoh salah satu daging milik pedagang yang kurang baik akibat memar. Daging semacam itu tidak boleh menginap karena akan cepat rusak. “Dan daging yang disimpan di freezer harus dilakukan dengan benar, jika bolak-balik dikeluarkan akan cepat rusak juga,” urai Christina kepada para pedagang sembari memeriksa daging. (sas/ton)

Berita sebelumyaHarga Daging Mulai Naik
Berita berikutnyaTelkom Santuni Anak Yatim
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -