Dilintasi 350 Kendaraan per 15 Menit

Tol Fungsional Batang-Gringsing

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG Jalan tol fungsional Batang-Gringsing langsung dipadati pemudik. Pada H-4 Lebaran, Rabu (21/6) kemarin, arus lalu lintas tampak padat, tapi masih tergolong lancar. Paling padat terjadi antara pukul 11.30-13.30. Arus yang melintas mencapai 350 kendaraan per 15 menit.

Humas PT Jasa Marga Semarang-Batang, Iwan Abrianto, menjelaskan, jalur fungsional tersebut belum terlalu padat. Meski dilewati sekitar 350 kendaraan per 15 menit, tapi tidak menimbulkan kemacetan yang berarti. ”Memang padat, tapi lancar. Tidak macet,” ucapnya, Rabu (21/6).

Jumlah kendaaran yang melintas itu meningkat cukup signifikan dari hari sebelumnya yang titik terpadatnya hanya 311 kendaraan per 15 menit. Pihaknya memperkirakan, kepadatan jalan tol fungsional Batang-Gringsing terjadi mulai H-2 atau Jumat (23/6) mendatang hingga Sabtu (24/6). Asumsinya, pemudik dari Jakarta bertandang ke Jateng Kamis malam setelah salat Tarawih.

”Cuti bersama kan mulai Jumat. Mungkin mereka mudik mulai Kamis malam setelah Tarawih. Kalau perjalanan normal 7 jam baru keluar tol Brebes, berarti sampai Batang ya Jumat pagi,” terangnya.

Untuk menyambut lonjakan kendaraan di puncak arus mudik tersebut, PT Jasa Marga Semarang-Batang telah menyiapkan fasilitas penunjang. Pertama untuk maintenance land concrete (LC) atau beton sementara setebal 10 sentimeter yang dipakai di tol fungsional tersebut. Sebab, ketahanan LC tidak sekuat beton permanen.

Pihaknya juga menyiapkan truk air untuk membasahi tanah di sekeliling jalan tol. Dengan begitu, pengguna fungsional tol tidak akan terganggu dengan debu yang beterbangan akibat lalu lintas yang padat.

”Khusus di persimpangan, kami telah menyiapkan flagman yang didampingi pihak kepolisian. Kan di tol tersebut masih ada persimpangan jalan dengan jalan kampung. Di setiap persimpangan itu juga ada lampu yang akan dinyalakan saat malam hari,” paparnya.

Beberapa exit tol sementara pun juga sudah dipersiapkan. Dari Batang, ada tiga titik keluar, yaitu di daerah Kedungsegong yang jaraknya 7 kilometer dari jalan Pantura, Banyuputih 8 kilomter dari Pantura, dan Mentosari yang jaraknya 1 kilometer dari Pantura.

Pemprov Jateng pun juga melakukan persiapan menghadapi puncak arus mudik. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menegaskan, sejak tragedi Brexit tahun lalu, pihaknya langsung membentuk panitia mudik Lebaran. Uji coba jalur maupun perlengkapan sudah dilakukan, bahkan empat kali uji coba selama libur panjang. ”Tentu ada peningkatan dari segi persiapan,” ujarnya.

Di bidang kesehatan misalnya. Disediakan posko kesehatan, mobil ambulans dan ambulans sepeda motor yang siap mobile menyusup kerumunan pemudik di tol. Selain itu, bagi pengendara yang kendaraannya mengalami gangguan juga tidak perlu khawatir, karena montir keliling siap membantu memperbaiki aki, gangguan mesin, ban pecah atau kerusakan lainnya.

”Para petugas kesehatan, dengan pengeras suara, tim kesehatan juga harus menanyakan kepada pemudik apakah ada yang sakit atau tidak. Untuk stok BBM, ada BBM mobile yang diangkut dengan sepeda motor kurang lebih 30 liter dan ada pula pula mobil dispenser yang ditempatkan di beberapa titik,” katanya.

Terkait proses evakuasi pemudik ketika terjadi kemacetan parah atau butuh penanganan cepat dalam kondisi darurat, terdapat lima unit helikopter yang disiagakan di jalur mudik. Lima unit tersebut berasal dari TNI dan Polri masing-masing dua unit, dan satu unit dari Basarnas.

Ada juga persiapan tim medsos atau tim komunikasi elektronik selain komunikasi yang konvensional. Tim ini akan terus memantau perkembangan informasi di lapangan dan media sosial, kemudian menyebarkan informasi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pemudik. Sehingga mereka mengetahui ke mana harus menghubungi atau tindakan apa yang harus dilakukan jika terjadi macet, sakit, kehabisan BBM dan lainnya.

”Penggunaan alat komunikasi itu penting. Dulu ada yang mengeluhkan kelaparan sakit bahkan meninggal, maka saat itu juga bisa merespons dan melakukan tindakan secara cepat,” ujarnya.

Dia mengaku, sudah meninjau langsung untuk memantau titik-titik kemungkinan terjadi kemacetan. Antara lain, perlintasan kereta api sebidang, pasar tumpah yang berada di jalur utama, serta SPBU akibat antrean masyarakat membeli BBM. Selain itu, juga mewaspadai antrean pemudik di pintu tol Kaligangsa, Brebes yang merupakan pintu masuk terakhir sebelum fungsional tol dari Kaligangsa hingga Gringsing, Batang.

Menurutnya, untuk mengurai kemacetan di tol masuk Kaligangsa akibat antrean kendaraan pemudik, sudah disiapkan skenario atau cara-cara agar tidak ada penumpukan kendaraan. Para pemudik wajib mematuhi peraturan dan arahan petugas. Bahkan ketika terjadi kemacetan parah di dalam tol, tidak menutup kemungkinan kendaraan diminta putar balik agar tol tidak berjubel seperti kasus Brexit Tol Lebaran 2016.

Dia memberi catatan, sarana dan prasarana di jalur fungsional tol khususnya lampu penerangan belum optimal. Tapi, Polri telah membantu pemasangan 29 lampu Inafis yang mampu menerangi kurang lebih radius 100 meter, dan dipasang secara bergerak di titik-titik minim penerangan dan rawan, sehingga dapat membantu pemudik yang melintasi fungsional tol pada malam hari. (amh/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -