Warga Syukuran, Banjir Rob Menyusut

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Sebagai rasa syukur karena sudah selesai dibangunnya bendungan melintang di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Selasa (20/6) kemarin, ratusan warga dari 3 desa, yakni Desa Mulyorejo, Desa Tegaldowo dan Desa Karangjompo, melakukan tasyakuran dengan buka puasa bersama Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, di atas tanggul melintang tersebut.

Dengan selesainya bangunan bendungan melintang tersebut, dua unit mesin pompa air ukuran raksasa berkekuatan 7 PK, yang diletakkan di bagian timur dan barat Desa Mulyorejo, diopersionalkan untuk menyedot air rob yang ada di tiga desa yakni Desa Mulyorejo, Desa Tegaldowo dan Desa Karangjompo.

Hasilnya dari ketinggian air rob satu meter yang ada di Desa Mulyorejo, Desa Tegaldowo dan Desa Karangjompo, kini menyusut 90 persen, nyaris tidak ada lagi genangan air rob di desa tersebut. Karena air yang ada di tiga desa telah disedot dan dialihkan ke laut, sedangkan tanggul melintang setinggi 6 meter, menghalangi masuknya air laut ke tiga desa.

Kepala Desa Mulyorejo, Ahmad Mubarok, mengungkapkan bahwa dampak dari dibangunnya bendungan melintang dan dioperasionalkannya dua pompa raksasa, air rob yang ada di tiga desa menyusut hingga 90 persen.

Menurutnya dengan menyusutnya air rob tersebut, warga kini bisa salat taraweh di masjid dan saat Lebaran bisa melakukan salat ied di Masjid Jami Desa Mulyorejo. Kini, warga bisa menikmati lebaran tanpa banjir rob.

“Buka bersama ini sebagai rasa syukur, karena banjir rob sudah surut hingga 90 persen. Kini, air hanya ada di daerah rendah yakni di kebun belakang rumah, bukan lagi di pemukiman warga. Demikian juga dengan jalan desa sudah bisa dilalui warga tanpa banjir rob,” ungkap Mubarok.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menegaskan bahwa dengan selesainya bendungan melintang tersebut, bukan berarti pekerjaan penanggulangan bencana banjir rob selesai. Namun masih banyak yang harus dilakukan, yakni perbaikan drainase, pengadaan air bersih serta pembukaan semua anak sungai yang sebelumnya dibendung, sehingga air bisa disedot dan disalurkan ke laut.

Menurutnya dengan menyusutnya air banjir rob di Desa Mulyorejo, Desa Tegaldowo dan Desa Karangjompo, maka warga bisa menikmati Lebaran dan bersilaturahmi dengan warga masyarakat sekitar, tanpa banjir rob.

“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dengan seluruh warga. Dengan gotong royong membangun bendungan, akhirnya selesai tepat waktu dan yang paling penting tidak ada warga yang mengungsi karena banjir rob saat menjelang Lebaran,” tegas Bupati Asip. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -