Puluhan Penderita HIV Terima Bantuan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN–Sebanyak 30 orang penderita HIV/AIDS (ODHA) menerima bantuan paket sembako dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang, Kamis (22/6). Pemberian bantuan dilakukan oleh Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) KPA Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha di lantai II Gedung PKK Kecamatan Bergas.

Pada kesempatan tersebut, Ngesti yang juga Wakil Bupati Semarang meminta para penderita untuk tetap hidup normal selayaknya warga lainnya. “Harus bersemangat untuk menjalani kehidupan yang normal. Jangan patah semangat dan teruslah mengkonsumsi obat yang telah dianjurkan oleh para pendamping,” ujar Ngesti.

Sampai saat ini ada 169 ODHA dalam pendampingan KPA Kabupaten Semarang. Mereka tersebar di seluruh kecamatan yang ada dan tergabung dalam dua kelompok dukungan sebaya. “Karena keterbatasan dana, baru 30 orang ODHA terpilih yang mendapat bantuan paket sembako dan tidak menutup kemungkinan penambahan jumlah penerima bantuan waktu mendatang,” katanya.

Guna mengumpulkan dana partisipasi dari masyarakat, lanjutnya, KPA akan melanjutkan Gerakan Seribu Manfaat (GSM) dengan menggandeng perwakilan KPA di tingkat kecamatan. “Jadi disetiap kecamatan nantinya akan disediakan kotak sumbangan untuk menampung partisipasi masyarakat yang peduli ODHA. Uniknya nominal uang yang diberikan adalah kelipatan Rp 1.000. Karenanya, dinamakan Gerakan Seribu Manfaat,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris KPA Kabupaten Semarang Puguh Wijoyo Pakuwojo menjelaskan bantuan yang diberikan merupakan kerja sama antara KPA dan BAZIS Kabupaten Semarang. Tujuannya membantu para ODHA memenuhi kebutuhan menghadapi Lebaran tahun ini. Selain itu juga memberikan dukungan psikologis agar mereka tetap memiliki semangat hidup. “Jangan sampai terjadi para ODHA itu merasa terpinggirkan dan terkucil. Jadi mereka tetap bisa menjalani kehidupan yang wajar dan tetap dalam pendampingan kami,” katanya. (ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -