Warga Inginkan Kantor Kalsel Segera Direalisasikan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL—Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan (Kalsel) sudah 13 tahun ini nomaden alias tidak menetap. Pasalnya, Kantor Kecamatan Kalsel yang dibangun 2004 silam di Desa Magelung, kondisinya mangkrak dan bangunannya tidak layak, lantaran dibangun di atas tanah yang labil.

Alhasil, selama 13 tahun Kantor Kecamatan Kalsel harus berpindah-pindah karena harus menyewa rumah warga yang kemudian dijadikan tempat pelayanan kantor kecamatan. Hal tersebut tentu saja mengakibatkan warga kebingungan karena setiap tahun harus mencari kantor Kalsel.

Pantauan koran ini, bangunan terdiri atas tiga lokal, yakni Ruang Kantor, Pendopo dan Rumah Dinas Camat. Kondisi ketiga bangunan sudah rusak parah. Dinding retak, lantai keramik lepas dan eternit jebol. Bahkan karena belasan tahun tidak dirawat kondisinya banyak ditumbuhi semak belukar yang menutupi dinding bangunan bagian luar. Oleh petani setempat, kantor Kalsel yang dibangun pada masa kepimpinan Bupati Hendy Boedoro dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan kayu bakar.

Meski sudah mangkrak hingga belasan tahun, namun hingga sekarang tidak ada upaya dari pemerintah setempat untuk memugar bangunan. Sementara kantor pelayanan Kalsel selama 13 tahun terakhir ini selalu berpindah-pindah, karena harus mengontrak rumah warga untuk tetap bisa melayani masyarakat.

“Kantor berpindah-pindah, saya sebagai warga Kalsel yang sudah menetap belasan tahun sendiri kadang sampai bingung saat mengurus surat-surat kependudukan. Sebab setiap tahun selalu berpindah-pindah kantornya,” keluh Sarwono, warga Kalsel, kemarin.

Karena hanya mengontrak rumah warga, lanjut Sarwono, sehingga bangunan hanya seadanya. Dalam arti tidak layak untuk disebut sebagai kantor pelayanan karena kondisinya kecil. Malah terkadang harus berdesak-desakkan saat mengurus layanan.

“Apalagi saat pindahan, kerap pelayanan jadi kacau karena warga harus mencari tempat kantor, mencari petugas dan ruang pelayanan. Bahkan kerap petugas tidak siap melayani karena berkas dan data yang belum tertata akibat pindahan kantor setiap tahunnya,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kendal, Mirna Annisa mengakui kondisi Kantor Kecamatan Kalsel tidak bisa dihuni lantaran berdiri di atas tanah labil. Kendalanya juga, karena adanya Perda yang dibuat oleh Bupati Kendal terdahulu dan sudah disetujui DPRD Kendal. Dimana dalam perda tersebut, mewajibkan pembangunan Kantor Kalsel harus di Desa Magelung.

“Peraturan inilah yang menyulitkan Pemkab Kendal untuk merealisasikan pembangunan kantor Kalsel yang baru. Sebab di Magelung rata-rata kondisi tanahnya labil,” timpalnya.

Perda inilah yang saat ini sedang dalam proses untuk diubah. Sebab perda tersebut malah menjadi celah korupsi yang berpotensi merugikan negara. Karena, ketika harus di Magelung, bisa jadi warga menjual kepada pemerintah dengan harga tinggi. Sehingga anggarannya hanya cukup buat beli tanah, sementara kantor tidak bisa dibangun,” tuturnya.

Solusinya, ia menghendaki jika kantor Kalsel boleh dibangun di desa manapun sepanjang masih berada di cakupan wilayah Kalsel. “Jadi tidak harus di Desa Magelung, tapi bisa di desa-desa lain. Sehingga pemerintah bisa mencari tanah yang sesuai untuk dibangun Kantor Kecamatan Kalsel,”  katanya. (bud/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -