Jalan Rusak, Pantai Kisik Wonokerto Sepi Pengunjung

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN – Jalan raya sepanjang 200 meter di Wonokerto Wetan, arah Pantai Kisik, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, semakin parah kerusakannya. Jalan berlubang sedalam 50 sentimeter dan sudah hampir satu tahun ini, pemerintah setempat tidak kunjung melakukan perbaikan.

Efek kerusakan jalan tersebut berpengaruh pada jumlah kunjungan ke Pantai Kisik Wonokerto yang kini turun hingga 80 persen. Kini masyarakat enggan berkunjung, meski biasanya ramai pengunjung saat libur Lebaran.

Kerusakan jalan bermula sejak diadakannya perbaikan jalan beton di sepanjang Jalan Raya Wonokerto Wetan oleh PT Setia Darma Wijaya Raya pada Juli 2016 lalu. Jalan pun dibongkar sedalam 50 sentimeter sepanjang 200 meter, untuk dilakukan betonisasi. Namun pekerjaan beton belum selesai, pihak pelaksana proyek sudah melarikan diri, karena tidak sanggup mengerjakan proyek betonisasi senilai Rp 7 miliar tersebut.

Sebagaimana disampaikan oleh Perangkat Desa Wonokerto Wetan, Mujiyono, bahwa Desa Wonokerto Wetan mendapatkan bantuan proyek dari APBN tahun 2016, berupa peninggian jalan dan rigid pavement ruas jalan Wonokerto hingga TPI Wonokerto, sepanjang 1,5 kilometer. Namun oleh pihak rekanan, PT Setia Darma Wijaya Raya hanya dikerjakan sepanjang 800 meter saja. Selebihnya ditinggalkan dan tidak dikerjakan. Sehingga Jalan Raya Wonokerto menuju TPI dan Pantai Kisik Wonokerto mengalami rusak parah.

“Objek Wisata Pantai Kisik Wonokerto, untuk libur Lebaran tahun ini dipastikan sepi pengunjung. Kalau dipaksakan dilalui dengan kendaraan roda dua, pasti mengalami mogok di tengah jalan,” ungkap Mujiyono.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko, mengatakan bahwa proyek dari APBN tahun 2016 berupa peninggian jalan dan rigid pavement ruas Jalan Wonokerto hingga TPI Wonokerto, sepanjang 1,5 kilometer oleh rekanan hanya dikerjakan 75 persen. Sehingga sebagian jalan yang belum dikerjakan oleh rekanan, mengalami kerusakan berat.

Terbengkalainya proyek peninggian jalan dan rigid pavement tersebut, lebih disebabkan karena kondisi alam yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan pekerjaan proyek tersebut. “Sebelah jalan rigid yang sedang dibangun itu ada sungai. Setiap saat airnya selalu naik ke jalan, sehingga kerap banjir dan sulit dibendung,” kata Bambang Djatmiko.

Bambang Djatmiko juga menegaskan bahwa jalan rusak di sepanjang Wonokerto Wetan tersebut, akan segera dibangun pada tahun 2017 ini. Saat ini sedang dilakukan pelaksanaan lelang untuk pekerjan akhir bulan Juli. “Minggu kedua atau ketiga bulan Juli ini, mulai ada pekerjaan perbaikan jalan tersebut, kami mohon warga untuk bersabar,” tegas Bambang Djatmiko. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -