Layani Desa Pinggir Utara Alas Roban

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG-Rangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Gratis yang dihadirkan Djarum Foundation (DF) bersama Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN) hari Sabtu (5/8) kemarin melayani warga Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabuaten Batang. Sebanyak 387 warga desa pinggir hutan Alas Roban bagian utara ini, tampak antusias mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat.

Event bertajuk Baksos Pelayanan Kesehatan Ke-3, Pengobatan Massal di Desa Ketanggan, digelar bekerjasama Karang Taruna Budi Luhur, desa Ketanggan. Ketua Karang Taruna Budi Luhur, Muhammad Syafi’I, menyambut positif atas support dan bantuannya. “Kami harapkan tidak berhenti sampai di sini saja, terus berkelanjutan. Juga masih banyak karang taruna lainnya yang perlu dukungan dan siap bekerjasama menggelar kegiatan – kegiatan sosial seperti ini,” paparnya diawal acara.

Hal Senada diungkapkan Kepala Desa Ketanggan, Sepkudin SH. Wilayahnya yang mencakup 28 RW dengan 6.400 jiwa, harus menempuh jarak mencapai 10 Km menuju pelayanan kesehatan terdekat. Yakni Puskesmas Gringsing 1 (Gringsing) ataupun Puskesmas Gringsing II (Surodadi). “Dengan jauhnya jangkauan pelayanan kesehatan itu, kegiatan seperti ini menjadi sangat membantu warga untuk memeriksakan kesehatan dan pengobatannya. Apalagi ini dilakukan secara gratis,” tandas Sepkudin.

Sementara, perwakilan dari Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra menguraikan, pelaksanaan program bakti sosial memasuki yang ketiga kalinya. “Kepedulian ini akan meringankan beban masyarakat dengan kebutuhan pelayanan kesehatan. Sehingga warga dapat kembali beraktifitas ataupun bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomiannya,” jelas Arvi. (fiq/web/ap)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -