Layani Pengobatan Masyarakat Doro

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Kebutuhan masyarakat Kelurahan Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, terbantu dengan hadir program Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Gratis yang dihadirkan Djarum Foundation (DF) bersama Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN) pada hari Sabtu (12/8) kemarin, di Balai Desa Doro. Tak kurang dari 300 warga mendapatkan pemeriksaan maupun obat tanpa biaya.

Kegiatan bertajuk Baksos Pelayanan Kesehatan Ke-4 Pengobatan Massal di Desa Doro ini, terselenggara bekerjasama dengan Karang Taruna desa setempat. Kepala Desa Doro, Rukhaya SPd, mengapresiasi aksi kemanusiaan ini karena manfaatnya dinikmati langsung warga. Khususnya, bagi yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kegiatan ini banyak manfaatnya untuk warga. Tingkat kesehatan di daerah sini masih tataran menengah, dan sampai saat ini belum ada kejadian luar biasa di bidang kesehatan. Kami juga ingin, jalinan kerjasama ini bisa dilakukan lagi disini. Baik itu baksos atau berupa bidang pendidikan, budaya maupun lingkungan,” jelas Rukhaya mengawali kegiatan, Sabtu pagi kemarin.

Tenaga medis YBIN, Dokter Mada, mengatakan, kegiatan meliputi cek tensi dan asam urat, konsultasi dan pemeriksaan tim medis, serta pemberian obat. Bukan hanya diperuntukkan bagi warga yang sakit, lalu diperiksa dan diberi obat saja. Melainkan untuk warga lainnya. ”Bisa diikuti siapa saja yang ingin periksa kondisinya. Jadi bukan hanya yang sakit saja, tapi warga sehat pun boleh ikut. Untuk cek kesehatan, sebagai antisipasi,” paparnya.

Sementara, perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra, menyampaikan, pihaknya sangat men-support kegiatan seperti ini karena termasuk salah satu bentuk tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Wujud kepedulian sosial. Tidak bisa dipungkiri, tingkat kesehatan masyarakat di daerah pinggiran masih kurang. Sehingga, diharapkan bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang tak terlayani,” jelasnya. (fiq/web/ap)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -