Kenalkan Kain Lurik Lewat Tari Tradisional

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Tak hanya menjadi pusat pameran usaha kecil menengah (UKM), Jateng Fair 2017 yang digelar di kompleks PRPP Semarang juga menyuguhkan pertunjukan seni budaya. Minggu (13/8/2017) malam, 5 tari kreasi Sanggar Greget ditampilkan 40 penari di panggung. Yaitu Tari Lurik, Tari Batik, Tari Topeng, Tari Denok Deblong, dan Tari Golek Mugirahayu.

Pengasuh Sanggar Greget Yoyok Bambang Priyambodo sengaja menampilkan tarian khas Jateng. Tari Lurik dan Tari Batik untuk mengingatkan pengunjung mengenai identitas pakaian orang Jawa. Terutama kain lurik yang selama ini tak semoncer kain batik.

“Selama ini hanya batik yang dipromosikan. Lurik justru dinomorsekiankan. Padahal, lurik punya filosofi yang menggambarkan kepribadian orang Jawa. Yaitu pola lurus yang menegaskan bahwa orang Jawa itu jujur dan tidak neko-neko,” terangnya.

Saat tampil, para penari menggunakan kain lurik sebagai properti pendukung. Kain tersebut dimainkan lewat koreografi yang begitu apik. Meski kadang difungsikan sebagai selendang, kain lurik juga digunakan dalam gerakan-gerakan atraksi yang cantik.

Selain mengenalkan lurik, Yoyok juga ingin nguri-uri budaya Jawa. Dia pun berharap, tari tradisional tidak hanya dipentaskan sebagai pelengkap festival saja. Ada kalanya, pemerintah membuat acara khusus untuk sendratari di Kota Semarang. Sebab, dia merasa selama ini nyaris tidak ada wahana ideal untuk pertunjukan seni budaya. “Bagaimana mereka bisa eksis, wong tempat pertunjukan saja tidak ada,” ucapnya. (amh/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -