Cetak Wirausahawan, JNE Hadirkan Pakar Bisnis

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Semarang– Menginjak usianya yang ke 27 tahun sebagai perusahaan ekspedisi, JNE merasa turut dibesarkan oleh bisnis e-commerce.Pertumbuhan e-commerce yang semakin pesat membuat JNE terusmelebarkan sayap, baik dari segi pengembangan produk maupun infrastruktur. Salah satunya dengan penambahan titik layanan, mulai dari kota besar sampai kabupaten hingga kecamatan di seluruh Indonesia untuk men dekatkan dan melayani pengguna jasa pengiriman.

Hal ini melatarbelakangi keinginan JNE untuk turut berkontribusi bagibisnis e-comerce di Indonesia. Salah satunya adalah menggelar workshop kewirausahaan di berbagai daerah. Setelah Mei lalu menggelar workshop di Sragen, JNE melanjutkan gawenya di Kabupaten Sukoharjo. Kali ini JNE Solo menggelar workshop bertajuk UKM Sukoharjo Go Online, Membangun Online Shop di Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu (12/8) yang lalu di Sarila Hotel. Pada acara tersebut nara sumber Adimas Banjar dari komunitas Bukalapak dan Muhammad Heullya seorang praktisi sekaligus penggiat bisnis online Jawa Tengah berbagi ilmu digital marketing dihadapan 150 peserta. Banjar berbagi tips bagi para pelaku usaha yang ingin memasarkan produknya secara online di Bukalapak. Sedangkan Rully menjelaskan mengenai aktivitas komunitas onlineshopSolo dan bagaimana para pelaku usaha merambah dunia digital untuk meraih omset besar.

Branch Manager JNE Solo, Bambang Widiatmoko menyampaikan bahwa dirinyamemilikiambisi untuk turut memajukan UMKM di Solo Raya. “Selain menimba ilmu tentang digital marketing, saya berharap acara semacam ini, dapat dimanfaatkan para peserta untuk memperluas networkingyang pada akhirnya akan berimbas pada pengembangan usahanya juga”, ujar pria pecinta adventure ini.

Bukan hanya di Solo saja, di hari yang sama JNE Semarang juga menggelar seminar wirausaha dengan tema Menumbuhkan Karakter Berwirausaha Untuk Mencapai Ekonomi Kreatif di kantor JNE Cabang Utama Jl. Kumudasmoro. Uniknya acara ini terbagi dalam 3 sesisecara berkesinambungan padasetiap Sabtu. Yakni, 29 Juli, 5 Agustus serta 12 Agustus 2017. Pada sesi pertama menghadirkan narasumberdari Komunitas Tangan Terampil Semarang, Natalia Sari Pujiastuti dan Yeye Susilowati dari akademisi salah satu kampus di Semarang. Keduanya menjelaskan mengenai revolusi kewirausahaan dan dasar-dasar berwirausaha. Sesi kedua diisi narasumber dari salahsatu perguruan tinggi di Semarang yang menjelaskan mengenai teknik fotografi produk serta pentingnya packaging dan branding terhadap produk yang akan dipasarkan. Hadir pula Suryono, ManajerShowroom Dekranasda Rembang yang memberikan motivasi bagipeserta yang baru terjun ke dunia bisnis. Kemudian sesi ketiga penutup menghadirkan narasumber dari salah satu kampus di Semarang yang memberikan materi mengenai manajemenpengelolaan keuangan.

Murah Lestari Branch Manager JNE Semarang memaparkan alasan seminar terbagi dalam tiga sesi. “Karena kami ingin memfasilitasi peserta yang terdiri dari keluarga karyawan maupun masyarakat awam untuk belajar berwirausaha dari nol. Disamping itu bagipelaku usaha juga dapat upgrade ilmu dan sharing tentang perjalananbisnis mereka bersama praktisi dan akademisi yang kita undang.” Ujarnya.

Peserta seminar terdiri dari berbagai latar belakang, mulai darimahasiswa, pelaku bisnis online, UMKM binaaan dinas Koperasi&UMKM Semarang, dan masih banyak lagi. Anita salah satu peserta mengaku sangat terkesan karena baginya acara initak sekedar seminar, tapi juga training. Pasalnya setiap sesi menghadirkanpemateri yang expert dibidang masing-masing. Ia pun berharap JNE terus mengadakan kegiatan semacam ini hingga ke pelosok daerah, agar masyarakat awam yang ingin merintis usaha namun minim pengetahuan dapat ter-support. (gie)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -