Pencuri Kotak Amal Musala Babak Belur

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL—Nasib sial dialami Yudi Prasetya, 24. Gagal mencuri uang warga Blumbungan, Kelurahan Jagalan Kecamatan Semarang Tengah, justru sasaran menjadi bulan-bulanan massa. Akibatnya seluruh tubuhnya babak belur dipenuhi luka memar.

Tidak dibenarkan memang aksi main hakim sendiri. Tapi tindakan pemuda bertato itu keterlaluan. Ia sengaja mengendap-endap masuk Musala Al-Asyari, Kampung Pesantren, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu. Bukannya berniat untuk salat, melainkan mencuri uang yang ada dalam kotak amal musala.

Aksinya tersebut dipergoki salah seorang warga. Kemudian warga meminta tolong dan meneriakinya maling. Massa pun berdatangan, menangkap dan menyeret pelaku. Tak cukup itu, massa yang geram kemudian memukuli pelaku bertubi-tubi hingga babak belur.

Beruntung jajaran Polsek Kaliwungu segera datang kemudian mengevakuasi pelaku tersebut dan dibawa ke rumah sakit (RS). Sehingga pelaku belum sampai mengalami luka parah atau bahkan tewas.

Oleh polisi, Yudi kemudian dilarikan ke RS Darul Istiqomah Kaliwungu untuk mendapat perawatan lantaran luka di sekujur tubuhnnya. Dari tempat kejadian perkara (TKP) polisi berhasil mengamankan kotak amal yang dijadikan barang bukti.

Dengan tangan diborgol Yudi Prasetya menerima belasan jahitan di wajah akibat luka setelah dimassa. Lebih tragisnya dari catatan polisi, pelaku tidak hanya sekali mencuri kotak amal, melainkan sudah dua kali.

Kepada polisi, Yudi mengaku sudah mengincar kotak amal musala tersebut.  Ia pertamanya berpura-pura tidur di dalam musala. Kemudian setelah memastikan kondisi musala sepi, pelaku mencongkel gembok kotak amal. Namun aksinya diketahui warga dan menangkapnya. “Saya tidak memiliki pekerjaan dan tidak memiliki uang sama sekali. Jadi saya beranikan diri untuk mencongkel kotak amal musala,” tandasnya.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nanung Nugraha mengatakan dari catatan kepolisian pelaku sudah dua kali melakukan aksi serupa. “Pelaku ketahuan mencuri, kemudian diamankan dan sempat dihakimi warga,” katanya.

Usai mendapat perawatan di RS pelaku dilakukan penahanan di sel tahanan Mapolsek Kaliwungu. Barang bukti kotak amal yang dicongkel gemboknya diamankan sebagai barang bukti. Polisi mengamankan pula uang yang sudah diambil pelaku sejumlah Rp 740 ribu. (bud/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -