Turunkan Kolesterol, Ayam Petelur Diberi Makan Teh Hijau

Teresol, Telur Ayam Rendah Kolesterol Inovasi Tiga Mahasiswa Undip

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Banyak orang yang menghindari makan telur karena takut kandungan kolesterol yang tinggi. Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang prihatin dengan kondisi ini, mencoba memroduksi telur ayam rendah kolesterol. Seperti apa?

PRATONO, Semarang

BERASAL dari keprihatinan terhadap tingginya penderita penyakit jantung di Indonesia, Eko Susilo, Anwar Solakhudin, dan Frendi Heri Utomo mencoba mencari produk bahan makanan yang sehat. Telur ayam yang merupakan salah satu produk peternakan seringkali dituding sebagai salah satu pemicu tingginya kandungan kolesterol dalam darah manusia.

“Kami ingin menciptakan produk peternakan yang aman, yakni dengan telur rendah kolesterol,” jelas Eko kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (18/8).

Bersama dosen pembimbing Agus Setiadi, mereka lantas memelihara 100 ekor ayam petelur yang mendapatkan perlakuan khusus. Hasilnya, telur dari ayam tersebut mengandung kolesterol yang lebih rendah dibanding telur biasa di pasaran. Produk ini diberi nama Teresol, akronim dari telur ayam rendah kolesterol.

“Kalau kandungan kolesterol telur biasa sekitar 287 mg/100 gram, telur dari kami cuma 238 mg/100 gram atau lebih rendah 40 mg/100 gram,” kata Eko.

Ditambahkan oleh Frendi, ayam yang dipelihara mendapatkan pakan dengan perlakuan khusus agar bisa menghasilkan telur rendah kolesterol. Yakni, dengan menambahkan teh hijau bubuk pada pakan komersial yang dikonsumsi. Besarnya 3 persen dari berat pakan yang diberikan. “Daun teh yang dikeringkan kemudian dihaluskan dan dicampur pada pakannya,” jelas Frendi.

Teh hijau diketahui mengandung antioksidan yang berperan mengontrol kolesterol dan gula darah. Dengan penambahan 3 persen teh hijau dalam pakan, ternyata mampu menurunkan kandungan kolesterol dalam telur yang dihasilkan.

Produk Teresol ini sudah dijual secara umum meski jumlahnya masih terbatas. Sesuai dengan jumlah ayam peliharaan yang masih terbatas. Meski demikian, program wirausaha para mahasiswa ini lolos seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2017 yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Program wirausaha ini akan diadu dengan karya-karya mahasiswa perguruan tinggi lain dalam Pimnas yang akan berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, 23-28 Agustus 2017 mendatang.

Dijelaskan lebih lanjut, setiap butir Teresol mereka jual dengan harga Rp 2.000. Harga ini lebih murah dari produk sejenis di pasaran yang dijual dengan harga Rp 3.500 per butir.

Teresol lebih banyak dikenalkan ke konsumen lewat media sosial dan bazar. Karena jumlah ayam yang dipelihara hanya 100 ekor, tentu Teresol yang siap dijual juga terbatas. Kadang mereka sampai menolak pemesanan karena sudah kehabisan stok.

Target pemasaran produk Teresol adalah semua kelompok usia yang menyukai telur ayam. Tapi ada segmentasi pasar, yakni kalangan menengah ke atas yang sadar dengan keamanan pangan berupa telur konsumsi serta kesehatan konsumen.

Ada 3 jenis kemasan yang dijual, masing-masing berisi 3, 6 dan 8 butir. Kemasan 6 butir ternyata paling banyak dicari konsumen. “Kalau yang isi 3 butir, biasanya yang beli anak kos-kosan,” ujar Frendi.

Mereka berharap usaha ini ke depan bisa dikembangkan. Termasuk menjalin kerja sama dengan pengusaha ayam petelur dan pakan. Diharapkan, produksi Teresol bisa semakin berkembang dan dicari masyarakat. (*/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -