Waspadai Penyakit Infeksi Pernafasan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan karena sekarang mulai memasuki pergantian musim. Saat ini sudah banyak kasus masyarakat di Jateng yang terkena penyakit di saluran pernafasan.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau harus diwaspadai. Karena rawan penyebaran berbagai penyakit terutama infeksi saluran pernafasan. “Masyarakat harus lebih waspada dengan adanya peralihan musim ini, jangan sampai mengabaikan kesehatan,” katanya.

Ia menambahkan, tubuh membutuhkan waktu berdaptasi ketika memasuki peralihan musim. Jika tak cepat beradaptasi bisa terkena infeksi saluran pernafasan. Bahkan, dalam beberapa kasus banyak masyarakat yang terkena diare dan sejumlah penyakit lainnya. “Ya karena salah satu pemicunya karena masalah kekurangan ketersediaan air bersih,” tambahnya.

Pemprov Jateng terus melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk mengkampanyekan sadar kesehatan. Ia juga memberikan tips agar masyarakat tetap sehat dan kondisi fit di tengah peralihan musim. Harus banyak minum air putih, makan buah segar dan olahraga yang cukup. “Harus pandai menjaga kesehatan, jika ada gejala infeksi pernafasan harus segera diperiksakan,” himbaunya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Sri Masyuni mengatakan, masyarakat harus menjaga kesehatan. Salah satunya dengan menjaga pola makan dan pola hidup terutama saat peralihan musim seperti sekarang. “Harus waspada dan jaga kesehatan agar tak terserang berbagai virus penyakit,” katanya. Ia meminta Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota lebih aktif dalam mengkampanyekan sadar kesehatan. (fth/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -