66 Ribu Peserta Mandiri Menunggak Iuran

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG – Sekitar 66.298 warga Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung tercatat menunggak iuran Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang sejak Januari hingga akhir Juli 2017. Mereka adalah peserta bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Surmiyati menyebutkan, jumlah iuran yang menunggak dari peserta mandiri sebesar Rp 13,6 miliar dari total tunggakan di wilayah kerjanya sekitar Rp 14,4 miliar. Sedangkan total iuran yang diterimanya sebesar Rp 86,4 miliar.

“Artinya, masih banyak warga di wilayah kerja kami yang kurang mampu, sehingga tidak bisa melanjutkan iurannya,” kata Surmiyati saat jumpa pers terkait capaian program JKN-KIS dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia, Selasa (22/8).

Mengenai kondisi ini, ia berkoordinasi ke pemerintah daerah (pemda) setempat untuk memecahkan masalah itu. Peserta mandiri dari warga prasejahtera itu akan dialihkan menjadi peserta penerima bantuan iuran (PBI). Hingga saat ini juga, cakupan peserta di wilayah kerjanya mencapai 62,2 persen dari jumlah penduduk sekitar 2,2 juta jiwa.

“Respon pemda sangat baik. Seperti di Kabupaten Magelang ada 2.100 peserta mandiri yang akan dialihkan ke PBI, dan Kota Magelang juga mulai menyusun,” ungkapnya. Saat ini jumlah peserta Jamkesda terintegrasi dengan JKN-KIS mencapai 72.685 jiwa.

Surmiyati mengungkapkan, program JKN-KIS yang dikelolah oleh BPJS Kesehatan tidak hanya menyelamatkan perekonomian warga dari belenggu mahalnya biaya pengobatan. Namun juga berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui pemanfaatan pelayanan kesehatan. “Dampak ini terlihat dari tumbuhnya fasilitas kesehatan dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Saat ini, ada 58 puskesmas yang telah bekerjasama dengan BPHS Kesehatan. Kemudian, 53 dokter praktek perorangan, 15 dokter gigi, 19 klinik pratama, 12 rumah sakit, 2 klinik utama, 13 apotik, dan 9 optik. Masih menurut Surmiyati, berdasarkan rilis resmi BPJS Kesehatan pusat, setelah program ini berjalan 3,5 tahun, secara nasional program JKN-KIS menunjukkan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 mencapai Rp 152,2 triliun. Diperkirakan, pada tahun 2021 mencapai Rp 289 triliun. (put/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -