Akui Diperintah Bupati Kebumen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG-Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen (nonaktif) Adi Pandoyo mengaku diperintah Bupati Kebumen M. Yahya Fuad untuk menyerahkan sejumlah uang yang merupakan “fee” dari sejumlah kepada oknum anggota DPR. Hal itu terungkap dalam pledoi atau pembelaan terdakwa dan kuasa hukumnya di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (22/8) kemarin.

Kendati demikian, terdakwa tidak mengungkapkan siapa oknum anggota DPR yang menerima uang tersebut. Dalam pembelaannya, kuasa hukum Adi Pandoyo, Tatag Swasana menyampaikan, pemberian fee bermula dari adanya dua kubu di Kebumen dalam pelaksanaan proyek.

Kubu Bupati M. Yahya Fuad dan kubu rivalnya selama Pilkada, Khayub Muhammad Lutfi. “Yang jelas, terdakwa hanya melaksanakan perintah atasannya,” kata Tatag Swasana dalam pembelaannya.

Tatag membeber, akibat kondisi yang tidak kondusif dalam pelaksanaan pembangunan di Kebumen, bupati akhirnya menunjuk Khayub Muhammad Lutfi sebagai koordinator pelaksana proyek. Proyek yang dimaksud bersumber dari DIPA APBN untuk Kabupaten Kebumen. “Bupati meminta disiapkan fee sebesar 7 persen dari total nilai proyek yang dilaksanakan,” sebutnya.

Tatag menyampaikan, atas permintaan fee tersebut, Khayub menyerahkan uang senilai total Rp 2,5 miliar dalam dua kesempatan. Kliennya lantas mendapat perintah dari bupati untuk menerima uang tersebut. Uang itu selanjutnya didistribusikan ke sejumlah pihak. Duit Rp 2 miliar, diserahkan kepada oknum anggota DPR di Hotel Gumaya Semarang.

Sisanya, dibagikan ke sejumlah pihak. Termasuk, Rp 180 juta yang diamankan oleh penyidik KPK saat penangkapan. Melihat fakta hukum demikian, lanjut Tatag, maka tuntutan penuntut umum (PU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyatakan terdakwa menerima gratifikasi tidak terbukti. Karena terdakwa tidak menikmati sedikitpun uang tersebut.

Sebelumnya, PU KPK menuntut terdakwa lima tahun penjara. Selain pidana badan, terdakwa Adi Pandoyo juga dipidana denda Rp 200 juta, subsidair enam bulan kurungan. KPK menilai, terdakwa terbukti bersalah sesuai dakwaan kesatu pertama pasal 12 huruf a UU Nomor 31/ No. 31 /1999, sebagaimana diubah UU No 20/2001 tentang pemberantasan korupsi jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Dan, dakwaan kedua, pasal 12 huruf B UU Nomor 31/ No. 31 /1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 tentang pemberantasan korupsi Jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Terdakwa juga dikatakan bersalah menerima hadiah atau janji yang diketahui untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya. Bersama Yudhi Tri Hartanto (mantan ketua komisi A), Dian Lestari Subekti Pertiwi (anggota komisi A), Sigit Widodo (mantan Kabid pada Disbudpar) dan komisaris PT OSMA, Hartoyo serta Basikun Suwandi alias Petruk, terdakwa Adi dinilai bersalah. “Terdakwa juga bersalah atas penerimaan gratifikasi suap dari Khayub Muhamad Lutfi, pengusaha sebesar Rp 2,5 miliar terkait proyek,” kata PU KPK, Joko Hermawan. (jks/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -