Belanja Sekaligus Bangun Perekonomian

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Dinkop UMKM) Jateng beberapa waktu lalu meluncurkan sistem informasi pengelolaan dan pengembangan UMKM berbasis digital, Sadewa Market. Sistem ini bekerjasama dengan PT Inovasi Mitra Terpadu sebagai pengembang dari aplikasi tersebut.

Sadewa Market adalah sebuah market-place yang dibangun khusus untuk menyediakan semua hal yang dibutuhkan untuk pembangunan UMKM Jateng dalam melakukan perluasan pasar, pengembangan usaha, hingga pembangunan sumber daya. Sehingga nantinya mereka akan siap untuk bertarung tidak hanya di pasar nasional saja, namun juga bisa ekspor ke luar negeri.

Kepala Dinkop UMKM Jateng Ema Rachmawati mengatakan, pihaknya berusaha mensosialisasikan secara langsung mengenai Sadewa Market kepada warga Kota Semarang yang saat itu sedang menghabiskan waktu akhir pekan.

“Tujuannya agar masyarakat bisa memahami semangat pembangunan ekonomi kerakyatan yang diusung Sadewa Market. Dan pada akhirnya tertarik mengunjungi market-place Sadewa Market serta berbelanja di situ. Bisa belanja, sambil membangun ekonomi juga,” ungkap Ema.

Sadewa Market adalah wadah bagi masyarakat untuk berkontribusi bagi pembangunan ekonomi bangsa, khususnya Jateng, sambil memenuhi kebutuhannya lewat belanja online yang memang sudah menjadi gaya hidup akhir akhir ini.

Saat ini Sadewa Market telah mencapai 99,9 persen kesiapan menjelang peluncurannya. Ema menjelaskan, untuk terdaftar di Sadewa Market caranya sangat mudah dan bisa diakses dimana saja. Bahkan aplikasinya sudah bisa diunduh melalui playstore.

Tak hanya itu, kemudahan lainnya adalah masyarakat yang ingin bergabung dengan Sadewa Market hanya membutuhkan nomor induk KTP sebagai syarat pengisian data. Namun demikian, pihaknya terus melakukan Ruang Online Digital (Rondi) yang gunanya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait penggunaan sistem IT ini.

Bussines Unit Head PT. IMT, Widodo Khaerudin menjelaskan Sadewa sendiri merupakan kepanjangan dari Pasar Daerah Jawa Tengah yang intinya, diharapkan dari Sadewa Market nanti akan lebih mudah untuk mengumpulkan data-data UMKM di Jateng. Sehingga nantinya akan bisa diketahui berapa jumlah keseluruhan UMKM yang ada di Jawa Tengah. (tsa/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -