Hari Ini, Pasar Kanjengan Dibongkar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG–Setelah melalui tarik ulur lebih dari 5 tahun, akhirnya Pasar Kanjengan Blok C dan D, dijadwalkan pembongkarannya Rabu ini (23/8). Eksekusi tersebut dilakukan oleh Pengadilan Negeri Semarang dengan melibatkan beberapa pihak di antaranya aparat kelurahan, kecamatan, Satpol PP Kota Semarang, TNI, dan Polri, untuk mengantisipasi adanya penolakan warga.

Namun aktivitas di Pasar Kanjengan masih tetap berjalan seperti biasa, terutama para penjual toko emas. Sayangnya tak ada satupun pedagang emas yang mau dimintai keterangan. “Kami hanya pasrah, namun kalau direlokasi ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), kami khawatir dengan keamanan yang ada. Mungkin rencananya akan ngontrak dulu di tempat lain,” jelas salah satu pedagang yang menolak disebutkan namanya.

Sedangkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan bahwa pembongkaran Pasar Kanjengan Blok C dan D akan dilakukan oleh pihak Pengadilan Negeri Semarang, yang melibatkan beberapa pihak diantaranya kelurahan, kecamatan, Satpol PP Kota Semarang, TNI, Polri untuk mengantisipasi adanya penolakan warga.

“Rencananya memang besok (hari ini, red), kami melakukan pembongkaran bangunan Pasar Kanjengan Blok D dan C. Kami berharap semua berjalan lancar dan kondusif,” katanya.

Ia menerangkan setelah pembongkaran dilakukan, kawasan Blok D dan C tersebut ditutup pagar seng dan pada September sudah bersih atau rata dengan tanah. “Nantinya Pasar Kanjengan dibangun satu kesatuan dengan kompleks Pasar Johar Baru,” jelasnya.

Terkait para pedagang toko emas yang mengeluhkan tempat relokasi sementara yang sempit dan keamanan minim, Fajar mengingatkan hasil keputusan pengadilan. Seharusnya, PT Pagar Gunung Kencana (PGK), beserta pedagang di dalamnya meninggalkan lokasi Pasar Kanjengan tanpa syarat apapun. Kendati begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tetap peduli dan memikirkan dampak sosialnya, dengan menyediakan tempat relokasi sementara di Pasar Johar Blok F.

“Jika tidak disediakan tempat relokasi nanti bagaimana? Kasihan pedagang. Ya, yang penting, bisa segera dibangun agar pedagang bisa menempati pasar itu lagi. Kalau tidak mau, ya sudah bukan ranah kami lagi,” paparnya.

Walaupun begitu, kata dia, para pemilik toko emas, bisa kembali berjualan di Pasar Johar Baru setelah pembangunan selesai. Untuk pedagang yang tidak mau pindah ke tempat relokasi, menurutnya keputusan pedagang sendiri. “Setelah Pasar Johar Baru dibangun, para pedagang emas dikembalikan berjualan di kios baru, sesuai dengan registrasi,” tambahnya. (den/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -