VIVA LOYOLA!

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SOLO – Tim cewek SMA Kolese Loyola Semarang sukses menuntaskan misi mereka menjadi yang terbaik di Jawa Tengah setelah sukses merebut gelar Champion Honda DBL Central Java Series 2017.

Sebagai wakil dari North Region, Loyola sukses mengalahkan tim dari South Region SMKN 1 Karanganyar (Semeka One) yang juga berstatus sebagai tim juara bertahan Central Java Series dengan skor 50-42.

Dalam final party yang digelar di GOR Sritex Arena Solo, Selasa (22/8) kemarin pertandingan berjalan ketat sejak awal. Baik Loyola dan Semeka One tampil habis-habisan  untuk mencatatkan nama mereka dalam sejarah juara Jateng.

Di kuarter pertama Semeka One mengambil angka lebih cepat lewat Azka Zahro Nafiza (14), bahkan dengan start yang baik mampu unggul 6-0. Namun Loyola langsung mengejar hingga mebalikkan keadaan dan unggul 12-8.

Kuarter dua laga masih sengit dengan drive cepat dipertontonkan para pemain masing-masing tim hingga salip menyalip angka  terjadi. Loyola yang mantap secara strategi menutup  kuarter dua dengan keunggulan cukup jauh 28-17.

Pada kuarter tiga, coach Loyola Eko Widodo mulai melakukan rotasi. Mesin poin mereka, Monica Rasendria. Loyola tanpa pemain yang menjadi MVP Honda DBL Central Java Series 2017 itu kedodoran. Semeka One mengejar dengan tempo dan akurasi finishing yang mumpuni hingga akhirnya Loyola hanya berhasil unggul satu bola 33-31.

Ketatnya pertarungan kembali terasa di kuarter penentuan. Semeka One tidak mau mengalah begitu saja. Laga sengit terus dipertontonkan, hingga Semeka One mendekati Loyola dengan skor 40-45 pada tiga menit akhir pertandingan. Namun finishing Semeka One yang tidak maksimal membuat mereka harus merelakan kemenangan untuk Loyola dengan skor  50-42.

Juru taktik Loyola Eko Widodo mengatakan timnya bertemu dengan lawan yang sebanding pada Final Party tersebut. Bahkan, kata Eko tim lawan mampu membuat defense offense Loyola berantakan pada awal-awal pertandingan.

“Lawan tim bagus, kami dapat lawan yang sebanding. Dan harus diakui kami kalah pada fisik. Setiap pergantian babak kita kacau, entah para pemain ini lengah atau kurang fokus untung cepat diperbaiki,” pungkas dia.

Di kubu lawan, juru taktik Semeka One, Offi Hartanto merasakan betul bila timnya mendapatkan lawan yang kuat dari North Region. “Lawan lebih pintar baca permainan. Ketika mainkan strategi baru, mereka juga langsung bisa mengubah strategi. Tim kita kurang memanfaatkan offense pada kuarter tiga yang mungkin bisa membalikkan kondisi di lapangan,”  katanya. (dan/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -