Angkot Mogok, Muncul Gerakan Nebeng Gratis

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA –Puluhan mobil dan sepeda motor pribadi di Kota Salatiga mendadak menjadi ‘angkutan’ bagi masyarakat umum. Para pemilik kendaraan pribadi ini rela mengantarkan pelajar atau pegawai yang kesulitan mendapatkan alat transportasi sebagai imbas mogoknya angkutan umum sejak Senin (21/8).

Gerakan dengan tagar #nebenggratis dan #antargratis muncul didasari keprihatinan masyarakat terhadap para siswa dan pekerja yang harus berjalan kaki karena tidak adanya alat transportasi. Tidak tanggung – tanggung, mobil yang digunakan untuk nebeng gratis ini juga beragam. Bahkan ada mobil mewah seperti sedan, double cabin, hingga komunitas elf. Selain itu, puluhan relawan dengan sepeda motor juga siap melayani pelajar.

Mobil dan motor relawan ini bergabung dan berkoordinasi juga dengan layanan transportasi dari pemkot, TNI dan Polri yang juga menyediakan kendaran untuk transportasi darurat. Setiap mobil dipasangi tulisan nebeng gratis di bagian depan. Sementara pemilik motor memasang stiker #antargratis di helm yang dipakai.

“Kami muter tiap pagi, karena keprihatinan dan juga pagi belum banyak kegiatan,” jelas salah sati relawan Agus Riyanto saat ditemui Rabu (23/8). Ia menyiapkan minibus Avanza di titik – titik yang biasanya digunakan angkot untuk mencari penumpang. Misalnya di bundaran Ramayana, Pasar Rejosari, serta pertigaan Klaseman.

Sayangnya, aksi relawan ini juga mendapatkan pertentangan dari pihak yang merasa keberatan dengan adanya transportasi gratis. “Ya memang ada oknum yang melarang, namun kita hanya memberikan bantuan, jika dilarang ya sudah,” imbuh Agus.

Selasa (22/8) lalu situasi Salatiga sempat memanas menyusul adanya aksi sweeping sopir angkot terhadap pengemudi ojek online. Aksi ini dilakukan di beberapa lokasi. Beberapa pengemudi motor ojek online di Salatiga ditangkap dan dihentikan oleh kru angkutan kota di beberapa kawasan dan diserahkan ke ke Kantor Satpol PP Salatiga. Mereka membuktikan jika ojek berbasis online tersebut masih beroperasional di Salatiga, meski sudah dilarang.

“Sweeping terpaksa kami lakukan karena operasional mereka tidak berizin dan telah dilarang oleh Pemkot Salatiga,” ujar salah satu sopir angkutan kota di Salatiga, Selasa (22/8) siang. (sas/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -