Beri Sinyal Tambah Amunisi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Setelah memastikan satu tiket ke babak 16 besar Liga 2, tim PSIS Semarang tampaknya mulai ancang-ancang meski babak penyisihan Grup 4 saat ini masih menyisakan satu pertandingan lawan Persiba Bantul (14/9).

Tim berjuluk Mahesa Jenar saat ini mulai menghitung kekuatan calon lawan mereka. Selain itu pelatih dan manajemen tampaknya juga masih akan mengevaluasi kekuatan diri sendiri mengingat di jeda mendatang akan ada transfer window terakhir sebelum masuk babak 16 besar.

Sinyal untuk menambah amunisi tersebut dikatakan oleh General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. Menurutnya skuat yang ada saat ini masih harus ditingkatkan untuk menghadapi persaingan babak 16 besar.

“Saya kira semua pemain, official dan manajemen sudah berjuang maksimal hingga kami berhasil lolos 16 besar. Namun di jeda waktu ini tentunya akan ada evaluasi, bisa jadi besok akan ada penambahan pemain karena babak 16 besar tentu akan lebih berat persaingannya,” kata Liluk.

Dalam 13 laga babak penyisihan Grup 4 yang telah mereka lakoni kemarin, tim Mahesa Jenar memang belum bisa tampil konsisten. Namun di putaran kedua, grafik permainan PSIS cenderung meningkat.

Hal itu tak lepas dari bergabungnya dua punggawa anyar yaitu winger Rifal Lastori dan Melcior Leideker Majefat. Keduanya memberikan kontribusi positif dalam enam laga bersama PSIS di putaran kedua ini.

“Kami masih ada kelemahan di beberapa sektor permainan seperti di belakang dan tengah dari hasil evaluasi pelatih lalu kami masih butuh tambahan pemain. Tapi kami juga tidak terburu-buru karena masih ada sisa satu pertandingan yang harus diselesaikan,” sambung Liluk.

Pada babak penyisihan Grup kemarin tim Mahesa Jenar sebenarnya cukup produktif. Haudi Abdillah dkk sukses mencetak 24 gol dan kemasukan 6 gol dari 13 pertadningan yang telah mereka lalui.

Selisih gol Mahesa Jenar masih yang tertinggi yaitu 18 gol dibanding dengan dua seteru mereka yaitu Persis Solo di tempat kedua dengan selisih 13 gol. Serta PSIR Rembang di peringkat ketiga dengan selisih 11 gol. (bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -