Gelapkan Motor, Lalu Dijual di Facebook

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG  – Anggota Reskrim Polsek Tulis Polres Batang berhasil membekuk pelaku penggelapan motor bernama Iyan, warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Oleh petugas pelaku ditangkap di tempat kerjanya di Kawasan Industri Candi Semarang.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana menjelaskan, pelaku sebelumnya menjual hasil kejahatannya, yakni Honda Vario No Pol G 2168 GV 6 milik Kliwon, 45,  warga Desa Beji Kecamatan Tulis Batang, melalui media sosial Facebook.

“Pelaku sudah kami tangkap pada Senin kemarin (14/8) sekitar pukul 09.00 WIB.  Kemudian kami juga sudah menemukan barang bukti hasil kejahatannya,” jelas AKP I Wayan Sono pada Rabu (23/8) kemarin.

Kejadian penggelapan, lanjut I Wayan, berawal ketika Zaenal KH ilmiah, 12, anak korban berkenalan dengan pelaku yang mengaku bernama Iyan pada 30 April 2017 sekitar pukul 15.00 WIB di Desa Juragan Kecamatan Kandeman. Kemudian pelaku dengan modus menitipkan jaketnya di motor tersebut. Selanjutnya dengan dalih mengambil jaket, pelaku minta kunci kepada korban.“Mendapat kesempatan tersebut, pelaku lalu membawa kabur sepeda motor tersebut,” bebernya.

Saat diintrogasi petugas, pelaku mengakui perbuatanya dengan menjual sepeda motor tersebut melalui facebook pada seseorang yang beralamatkan di Mranggen Kabupaten Demak, seharga Rp 3,8 juta. Atas perbuatannya pelaku  dijerat dengan pasal 378,372 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.

Kapolsek Tulis Polres Batang AKP I wayan Sono mengimbau kepada para orang tua agar anak anak yang belum memenuhi syarat penerbitan SIM, jangan dibekali dengan motor. Disamping belum memenuhi syarat juga masih labil sehingga mudah terperdaya para pelaku tindak kejahatan dalam melakukan aksinya. “Kami harap para orang tua selalu mengawasi putra putrinya dalam pergaulan, juga jika menggunakan motor harap hati-hati,” imbuhnya. (han/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -