Pengedar Narkoba Gunakan Jalur Laut

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG-Jalur laut menjadi akses yang dipilih para penyelundup untuk memasok narkoba ke wilayah Jateng dan sekitarnya. Jalur laut yang menghubungkan jateng dan sekitarnya, kini mendapat pengawasan ketat Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jateng.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru menjelaskan bahwa penangkapan pria pengedar sekaligus kurir narkoba, Yayan Ardiyanto, 30, di Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, telah menjadi bukti.

Yayan yang diringkus Sabtu (19/8) lalu oleh petugas BNNP Jateng bersama tim gabungan tersebut, tepat di saat mengambil dua bungkus paket yang diduga berisi sabu tepat di bawah pohon palem, dekat Masjid Walisongo, Pecangaan, Jepara.

“Hampir Maghrib sekitar pukul 17.30 dia ditangkap. Dari penangkapan itu, kami perdalam dan telusuri perolehan sabu tersebut. Ternyata diselundupkan dari jalur laut,” ungkapnya, di Markas BNNP Jateng, Jalan Madukoro, Rabu (23/8) kemarin.

Usai pendalaman, pihaknya menggeledah rumah pelaku yang beralamat di RT 01 RW 03 Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti seperti shabu 1 paket besar dan 6 paket kecil dengan berat 100 gram, sebuah timbangan elektronik dan telepon genggam.

Atas perbuatannya, Yayan yang mengaku baru dua bulan menjadi pengedar, akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati. “Untuk kasus ini, barangnya didapat dari Aceh lalu dikirim ke Jakarta, baru ke Jepara melalui jalur laut. Oleh karenanya, kami akan mengoptimalkan pengawasan arus barang yang masuk lewat jalur laut,” bebernya.

Saat ini, jelasnya, pihaknya masih mengejar beberapa kurir dan bandar narkoba yang berkeliaran di daerah pinggiran. “Semoga lekas tertangkap,” tegasnya. (tsa/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -