Setahun Memimpin, Terima 22 Penghargaan Nasional

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN- Sebanyak 22 penghargaan tingkat nasional berhasil diraih dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dan Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti. Penghargaan tersebut hasil kerja keras semua pihak, khususnya pada Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang telah bekerja dengan baik, penuh dedikasi dan pengabdian.

Beberapa penghargaan yang telah diraih diantaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Atas Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun Anggaran 2016, yang diserahkan langsung oleh Auditor Utama Keuangan Negara V Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI, Bambang Pamungkas.

Penghargaan Percepatan Cakupan Pemberian Akta Kelahiran Anak Tahun 2017. Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Layak Anak Tahun 2017 Katagori Madya di Kota Pekanbaru Propinsi Riau. Hingga Penghargaan Adipura Penghargaan sebagai kota bersih ini, adalah penghargaan pertama kali sejak terakhir diterima Kabupaten Pekalonga pada tahun 1998 lalu.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan, pencapaiannya tidak hanya penghargaan tingkat nasional, banyak program kerja juga telah dilakukan, mulai dari Abang Rudi atau Ayo Bangun Rumah Sendiri, The Beauty of Pekalongan Regency, Petungkriyono Cutural Techno Foresty Park yang kemudian oleh Gubernur Jawa Tengah disebut sebagai National Nature Heritage.

Ditambah Kartu Cerdas Kajen, Kartu Kajen Sehat, mobilisasi ASN berwisata bersama atau mass tourism, Berjumpa (bersih Jumat Pagi), Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Pemda, Mengaji Badal Magrib, membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan Warga Miskin, Tanggul Besar Gotong Royong (Great Land Wall) di Desa Mulyorejo untuk atasi rob pada tiga desa sekitar, kawasan industri.

“Penghargaan yang kami terima, menjadi motivasi bagi semua pihak, untuk menjadi lebih baik. Maka open governement sejak awal kami lakukan, antara lain melakukan komunikasi terbuka melalui media sosial, sekarang saatnya para pejabat melayani umat atau masyarakat, untuk kesejahteraan bagi masyarakat,” ungkap Bupati Asip saat menerima kunjungan kerja Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Abdul Azis, di ruang kerjanya, Rabu (23/8) kemarin. (thd/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -