Kejari Siap Mengawal DD dan ADD 

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL—Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal mengingatkan agar desa berhati-hati dalam menggunakan anggaran desa, baik dari Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) maupun dana hibah lainnya. Dengan harapan tidak ada masalah di kemudian hari.

Demikian dikatakan Plh Kejari Kendal, Erich Folanda di sela Sosialisasi DD dan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) di Pendopo Agung Kendal, Kamis (25/8). Menurutnya TP4 ini nantinya menjadi tempat bagi kepala desa untuk melakukan konsultasi.

“Kami dari Kejari Kendal siap membantu desa-desa bila dibutuhkan. Sebab inti dari TP4 ini adalah untuk mencegah terjadinya penyimpangan anggaran. Baik yang disengaja maupun karena ketidaktahuan kepala desa akan penggunaan DD,” tandasnya.

Ia meminta agar kepala desa sebelum mengambil keputusan harus bisa melihat alasan tepat yang dapat dipertanggungjawabkan. Baik secara administratif keuangan negara maupun secara hukum. Sehingga ketika ada pemeriksaan tidak bermasalah nantinya.

Sejauh ini, Kejari Kendal telah menerima satu laporan adanya dugaan penyelewengana dana desa. Yakni Desa Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel. “Yang diduga ada penyimpangan terakit DD baru satu pelaporan yang masuk ke  Kejari. Kami harapkan desa lainnya tidak terulang hal sama,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas  Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Subaidi banyak kendala teknis ditemui di lapangan dalam menjalankan DD. Seperti banyaknya kepala desa yang belum tahu volume pekerjaan. Seperti pekerjaan pembangunan jalan. Tidak hanya diukur lebar dan panjang jalan. Tapi harus juga ketebalan jalan yang dibangun. “Nah ini banyak kepala desa yang tidak paham. Sehingga ketika diperiksa banyak yang bermasalah. Makanya kami himbau kepala desa untuk memahami mekanisme pengerjaan fisik,” tuturnya.

Sementara itu, Kejaksaan Kabupaten Ungaran siap untuk diajak konsultasi oleh Kades terkait penggunaan Dana Desa (DD). Hal itu disampaikan oleh Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Jawa Tengah, Priyanto saat Sosialisasi Dana Desa dan TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah) di Gedung Monumen PKK Ungaran, Kamis (24/8).

Di depan ratusan Kades, Priyanto meminta supaya DD digunakan untuk pembangunan desa. “Dana desa jangan dipakai untuk aneh-aneh. Kalau aneh-aneh kita sikat, kita kenakan tipikor. Sudah ada aturannya,” ujarnya.

“Saya harap dana desa tidak untuk yang lain. Kalau daerah lain ada yang untuk kawin lagi, judi dan mabuk-mabukan, semoga di sini tidak seperti itu,” katanya. Keberadaan TP4D, lanjutnya, juga bukan untuk menghambat penggunaan DD. (bud/ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -