Semua Klub Tuan Rumah Ikut Ambil Bagian

DJARUM FOUNDATION KEJUARAAN BULUTANGKIS MULTI CABANG KABUPATEN / KOTA SE-EKS KARS KEDU VI 2017

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG – Tak kurang dari 250 atlet dari 20 klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) di wilayah Kedu bakal tampil dalam ajang Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Djarum Magelang ini akan dimulai hari ini, Jumat (25/8) pukul 08.00 WIB, dan dijadwalkan selesai pada Minggu (27/8) mendatang.

Sebanyak 250 lebih pebulutangkis yang turun merupakan pemain binaan klub bulutangkis dari berbagai daerah. Meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen.

“Kota Magelang sendiri akan menyertakan semua klub bulutangkis yang ada untuk mengikutkan pemainnya bertanding. Selain bentuk partisipasi aktif sebagai tuan rumah, juga sarana pembinaan. Hal ini selalu kami ingatkan. Jangan cuma latihan saja tapi juga harus sering-sering ikut kejuaraan. Apalagi, tempat kejuaraannya kan dekat, jadi tidak repot,” papar Koordinator Wilayah (Korwil) Pengprov PBSI Jateng, Kukuh Santoso, di sela pemantauan persiapan kejuaraan di GOR Djarum Magelang, kemarin.

Klub – klub bulutangkis Kota Magelang yang tampil, antara lain Perkumpulan Bulutangkis (PB) Surya Tidar, PB Jaya Agung, PB Singa Yehuda, PB Ihsanul Fikri (IT) dan PB Palapa. Dari Kabupaten Magelang ada PB Bhineka, PB Perkasa, PB Harapan Jaya. Sedangkan klub dari kota / kabupaten lainnya, ada PB Tunas Pamor, PB Garuda, PB BST, PB Garuda Jaya, PB Mutiara, PB Bina Satria Tangkas, PB SYP, PB Garuda Jaya, PB Bina Pratama, PB Sagita.

Menurut Kukuh Santoso, pada kejuaraan Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017, panitia sengaja tidak menggelar pertandingan kelompok dewasa putra. Baik laga tunggal tunggal maupun ganda. Pasalnya, hingga batas waktu pendaftaran peserta, kuota peserta tidak terpenuhi.

“Tahun ini kami tidak mengadakan kelas tunggal/ganda taruna dewasa putra karena kekurangan atlet. Namun begitu, tentu tidak mengurangi keseruan turnamen ini. Karena ajang tingkah karesidenan, gengsinya lebih dibandingkan kejuaraan di daerah masing-masing. Para atlet sudah tidak sabar tampil bertanding,” ungkapnya.

Kota Magelang sebagai tuan rumah, lanjut Kukuh, memiliki kans untuk mengungguli hasil kejuaraan. Hal ini, salah satunya dengan menilik pencapaian pada kejuaraan multicabang tahun lalu yang mampu tampil mendominasi. (fiq/adv)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -